MADIUN – Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencermati informasi yang diterima terlebih dahulu menjadikan perangkap tersendiri. Masyarakat mudah terjebak pada informasi yang salah alias hoax. Berdasar itu, Kelompok Informsi Masyarakat (KIM) Anyelir Kelurahan Kejuron dan beberapa komunitas literasi digital se-Kota Madiun menggelar aksi kepedulian di lapangan Gulun, Minggu (15/4/2018).

Para penggiat ini mengajak masyarakat untuk mengenali dan memilah informasi yang baik, benar, dan bermanfaat. Misinya sama. Yakni, anti berita hoax. Kegiatan apik ini merupakan hasil kerja bareng dari Diskominfo Kota Madiun, KIM Anyelir, dan komunitas penggerak literasi se-Kota Madiun.

Kampanye anti hoax ini dikemas berbeda. Seperti yang ditampilkan KIM Anyelir dengan menggunakan permainan ular tangga. Permainan sengaja dikemas untuk mengenali bagaimana cara menggunakan internet dengan bijak.

‘’Secara prinsip permaian masih sama. Tetapi pada setiap kotaknya terdapat infomasi tata cara dan pengetahuan penggunaan internet secara bijak,’’ kata Arin, Ketua KIM Anyelir Kelurahan Kejuron.

Lapangan Gulun Kota Madiun dipilih sebagai salah satu titik kampanye anti hoax tersebut lantaran memang cukup banyak pengunjung kala akhir pekan. Mulai sekedar bermain di taman, kuliner, hingga berolahraga.

‘’Harapannya, sambil mereka berolahraga, makan, atau bermain juga mendapat inforamsi penggunaan internet bijak,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga menyediakan berbagai buku untuk literatur seputar berinternet sehat. Selain itu, masyarakat juga diberi kesempatan berdialog dengan pakar-pakar literasi digital. Harapannya, dapat menambah wawasan masyarakat dan bermanfaatkan bagi orang lain.

‘’Literasi bisa dari mana saja. Tidak harus dari digital. Bisa melalui buku yang memiliki sumber jelas. Tidak semata-mata melek di dunia digital,’’ timpal Yosep, Relawan TIK Madiun saat mendampingi KIM Anyelir.

Para penggiat informasi ini berharap kegiatan berkelanjutan. Semakin menanamkan rasa cinta membaca kepada mayarakat dan mencari kebenaran informasi. Harapannya, masyarakat dapat memilah informasi yang diakses sehingga informasi yang dikonsumsi tepat. (adit,luki /diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun