MADIUN – Prestasi dalam bekerja patut mendapat apresiasi. Bukan sekedar pelecut semangat bekerja. Namun, juga pemantik semangat pegawai yang lain. Setidaknya, 185 aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Madiun mendapat kenaikan pangkat per 1 April mendatang. Harapannya sederhana. Demi peningkatan pelayanan kepada masayarakat.

‘’Kenaikan pangkat bukan suatu hak. Namun, merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada ASN yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan loyalitas serta pengabdiannya kepada pemerintah,’’ kata Wakil Walikota Armaya saat apel serta penyerahan surat keputusan kenaikan pangkat di Balai Kota, Senin (19/3).

Wawali kembali mengingatkan ASN akan kewajiban sebagai abdi masyarakat. Kenaikan pangkat wajib diikuti peningkatan kinerja. Wajib meningkatkan kualitas diri utamanya dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.

Begitu juga dengan ASN pada umumnya. Juga wajib berpacu dalam prestasi. Semakin tertantang untuk memberikan yang terbaik. Bukan sebaliknya. Tujuannya satu. Demi kualitas pelayanan hingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

‘’Masyarakat wajib merasakan kehadiran pemerintah. Merasakan pelayanan dan kemudahan. Bukan sebaliknya. Semangat ini harus terus digelorakan,’’ ungkapnya.

Apalagi, kata dia, perhatian pemerintah sudah cukup besar. Utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Mulai kenaikan gaji, tunjangan dan lainnya. Ini, lanjutnya, harus diimbangi dengan peningkatan kinerja. Ini penting agat ASN semakin professional sehingga mampu menghadapi tantangan di lapangan yang semakin kompleks.

‘’Tetap selalu menjaga nama baik secara pribadi maupun instansi. Selalu bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan hal yang melanggar hukum,’’ ujarnya.

Kenaikan pangkat didapat 185 pegawai golongan II hingga IV. Baik struktural, non struktural, dan fungsional. Rinciannya, sebanyak 16 pegawai golongan IV dan 22 golongan III struktural dan non struktural serta 18 golongan IV, 126 golongan III, dan tiga pegawai golongan II fungsional. Kenaikan pangkat ratusan pegawai tersebut merupakan kenaikan regular dan pilihan. (ws hendro,agi/diskominfo)