MADIUN – Seribu hari pertama kehidupan merupakan masa penting pertumbuhan. Menjaga kesehatan dalam masa ini penting dan perlu dikedepankan. Tak heran, pemkot getol mensosialisasikan Periode Kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Dampak Jangka Panjang terhadap Kesehatan, di Kantor Kecamatan Taman, Jumat (16/03/2018).

‘’Mengingat anak adalah aset masa depan, kami ingin di Kota Madiun, khususnya di wilayah Kecamatan Taman, seluruh anak baik sejak lahir hingga dewasa memiliki tumbuh kembang yang baik dan kesehatannya terjaga,’’ Kata Camat Taman, Doris Eko Prasetyo usai membuka sosialisasi.

Kegiatan, kata dia, sejalan dengan visi misi pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan di Kota Madiun. Pihaknya, terus berupaya memberi pemahaman kepada masyarakat Kecamatan Taman tentang pentingnya kesehatan khususnya 1000 Hari Pertama Kehidupan tersebut.

Doris berharap masyarakat khususnya ibu-ibu kader posyandu, PKK, maupun ibu yang memiliki balita dapat memahami pentingnya masa seribu hari kehidupan ini. Dapat memastikan tumbuh kembang anak-anak baik dan ilmu yang didapat dapat digunakan untuk membantu lingkungan sekitar.

‘’Dengan ilmu yang didapat dan menerapkan pada lingkungannya atau paling tidak keluarganya, maka sudah dapat membantu pemerintah untuk membangun manusia sejak anak itu lahir hingga dia dewasa,” kata Doris.

Dalam penentuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tambahnya, bakal sulit tercapai tanpa adanya pembianaan warga sejak dini. Artinya, sejak anak itu lahir. Selain itu, Camat Taman ini berharap ilmu yang dididapat tidak berhenti sampai disini. Namun, berlanjut ke masyarakat lain melalui getok tular.

Sementara itu, Dwi Indah Cahyani, narasumber sosialisasi berharap akan banyak event seperti ini. Dengan banyaknya sosialisasi, dia optimis ibu-ibu maupun kader posyandu banyak ilmu tentang penanganan 1000 hari pertama kehidupan.

‘’Mengapa 1000 HPK ini penting, karena merupakan periode kritis dimana otak tumbuh kembangnya lebih cepat dibanding setelahnya. Selain itu, dampak negatif jika terkena penyakit pada masa ini relatif lebih serius dan bahkan bisa berakibat permanen,’’ kata istri camat taman ini. (luki/lelly/diskominfo)