Madiun – Sebagai pengingat generasi muda akan perjuangan pahlawan Peringatan Hari Pahlawan juga mengajak pemuda saat ini agar waspada terhadap upaya – upaya untuk memecah belah bangsa ini baik dari luar negeri maupun dalam negeri, ini dikemukakan oleh Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto saat memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Balaikota Madiun, Jumat (10/11/2017). “Upacara bendera untuk mengenang jasa pahlawan ini, juga bertujuan memupuk rasa nasionalisme dan menumbuhkan rasa patriotisme khususnya di kalangan generasi muda,” tekannya.

Bahkan, lanjutnya, di saat pemuda – pemuda mengikrarkan kebhinekaan yang dibungkus satu kesatuan Indonesia, adalah titik awal untuk melawan penjajah. “Pada 28 Oktober 1928, seluruh pemuda Indonesia meluluhkan ego – ego kedaerahan, kelompok, ras dan golongan untuk menyatakan dan berikrar sebagai satu tanah air Indonesia, bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia,” kata orang nomer satu Kota Pecel ini. Lebih lanjut, Sugeng menambahkan sesuai dengan sambutan dari Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, apabila kita mampu bersatu sebagai satu bangsa, maka kita dapat maju bersama – sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia, makna inilah yang terkandung tema Hari Pahlawan 2017 yakni “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. “Jadi seperti sambutan dari Mensos supaya kita tetap dalam kebhinekaan dan bingkai kesatuan Republik Indonesia,” ujar Walikota Madiun seraya mengajak masyarakat Kota Madiun untuk selalu menjaga kondusifitas Kota Madiun.

Tak lupa dalam upacara ini juga diberikan tali asih kepada veteran maupun janda – janda Pahlawan perintis kemerdekaan Republik Indonesian. Terima kasih Pahlawanku, Jaya Negeriku. Selamat Hari Pahlawan.(kmf)