Madiun – Dalam rangka pengendalian kegiatan di lingkungan Pemkot Madiun, diperlukan adanya monitoring dan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu sebagai bentuk upaya menyamakan persepsi tentang pelaporan realisasi fisik maupun nonfisik dan keuangan, Pemkot Madiun melalui Bagian Administrasi Pembangunan (ADBANG) melasanakan kegiatan Evaluasi laporan fisik dan keuangan triwulan III terkait kegiatan konstruksi dan non-konstruksi tahun 2017 Jum’at (15/9) kemarin di Gedung Diklat Kota Madiun.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menyampaikan terkait pembangunan fisik dan non fisik di Kota Madiun per tanggal 31 Agustus 2017 sudah menunjukkan trend positif. “Apresiasi untuk rekanan (Pemkot Madiun), banyak yang giatnya sudah melebihi progres,” tuturnya. Walikota menekankan kepada Kepala OPD sebagai Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk terus mengawal dan segera melaporkan sejauh mana realisasi giat serta melakukan kordinasi denga Adbang.

Untuk pembangunan fisik, Dinas Pekerjaan Umum (PU) sangat berperan, karena setiap giat terkait fisik memerlukan rekomendasi dari PU. “Kalau ada rekanan yang kinerjanya lambat, PU harus beri sangsi yang tegas. Karena semua giat sudah terjadwal, tidak ada perpanjangan waktu 50 hari lagi karena kami (Pemkot Madiun) percaya dengan kredibilitas yang luar biasa,” Tegasnya.

Untuk diketahui kegiatan fisik maupun nonfisik pada tahun 2018 mendatang akan lebih banyak dari tahun 2017. Berdasarkan hal itu Walikota berharap agar rekanan segera menyelesaikan kegiatan ditahun 2017 agar bisa segera dimanfaatkan dan sesuai target. Selain itu Sugeng juga berpesan kepada Kepala OPD se-Kota Madiun untuk tahun depan dilakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek secara terus-menerus. Terutama proyek yang bernilai besar, harus diperhitungkan secara matang.(Kmf)