Madiun – Dalam rangka memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), Pemerintah Kota Madiun melalui Bagian Administrasi Perekonomian Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Madiun bersama nara sumber dari biro perekonomian Propinsi mengadakan rapat koordinasi terkait penggunaan, pemantauan, dan evaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang dilakasanakan di Ruang 13 Pemerintah Kota Madiun, hari  Jumat (28/4).

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto, dimaksudkan agar pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Masyarakat di seluruh daerah Indonesia baik Propinsi, Kabupaten dan Kota se Indonesia terkait kontribusi pajak rokok yang dihasilkan oleh daerah, dapat diterima secara optimal untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun.

Maka diperlukan perencanaan yang baik tentang kegiatan apa yang akan dilaksanakan baik sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 28/PMK.07/2016 dengan prosentase 50% untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial dan pemberantasan barang kena cukai illegal serta 50% untuk mendanai kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah.

Regulasi penggunaan DBHCHT sejak 2016 telah mengalami perubahan yang dilatar belakangi banyaknya masalah yang dihadapi oleh Kabupaten/ Kota yang memanfaatkan dana DBHCHT karena ketatnya aturan yang mengikat, sehingga banyak Daerah yang mengalami trauma untuk menganggarkan kembali kegiatan DBHCHT, akibatnya banyak anggaran yang tidak terserap dan menjadi Silpa.

Tahun 2016 anggaran DBHCHT Kota Madiun telah terealisasi sebanyak Rp. 8.698.578.326 dari rencana anggaran Rp. 9.374.657.000 atau terserap sekitar 92.79% yang dilaksanakan oleh 4 SKPD yaitu Disnakersos, Disperindagkopar, RSUD dan Bag. Perekonomian dan Sosial Kota Madiun.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, berharap informasi yang diterima narasumber Tim koordinasi DBHCHT di aplikasikan dalam kegiatan OPD TA 2017, sehingga pagu DBHCHT Kota Madiun sebesar Rp. 13.507.650.000 ditambah Silpa Rp. 5.820.222.978 dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan Kota Madiun.