Madiun – Keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA) tidak membuat Kota Madiun berkecil hati dan lebih memilih untuk lebih menggali dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas unggulan dalam pembangunan menuju Kota Madiun yang lebih maju dan sejahtera.

Untuk memudahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalankan rencana pembangunan di Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bertempat di Gedung Abdi Praja, Kantor Kecamatan Taman Kota Madiun, hari ini, Rabu (1/2).

H. Sugeng Rismiyanto yang pada kesempatan itu membuka langsung Musrenbang Kecamatan Taman Tahun 2017 menyampaikan Musrenbang sebagai perumusan dan kesepakatan perencanaan pembangunan yang didasar atas prinsip-prinsip transparasi, demokratis/partisipatif, akuntabel, efisien, efektif, fokus serta mengarah pada pemecahan masalah kebersamaan di tingkat kelurahan.

Lebih lanjut Sugeng menambahkan, dalam peningkatan SDM di tingkat kecamatan diprioritaskan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat atau penanggulangan kemiskinan, daya saing perekonomian daerah, pelayanan publik, dan pembangunan sarana dan prasarana khususnya sanitasi mulai di tingkat RT, RW kelurahan dan kecamatan yang nantinya masuk dalam prioritas usulan tingkat Forum OPD Kota Madiun.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Madiun, H. Maidi, sebagai nara sumber pada kegiatan tersebut menekankan kegiatan non fisik di Kota Madiun tahun anggaran 2017 ini ada 860 kegiatan dari total 986 kegiatan.

“Hasil dari musrenbang ini sebagai bahan ususlan untuk perencanaan pembangunan di tahun 2018 nantinya”, tambah Maidi di akhir sambutannya.

Peserta dan undangan yang hadir pada acara ini ada 160 orang yang terdiri dari anggota DPRD dapil Taman, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, dan delegasi kelurahan yang ada di kecamatan taman. (adt/nur/lk/kmf)