Unsur Pimpinan DPRD Lengkap, Walikota Optimis Makin Solid

MADIUN – Unsur pimpinan DPRD Kota Madiun lengkap kini. Satu kursi wakil ketua DPRD yang kosong sejak Mei 2107 lalu terisi, Jumat (23/2). Rina Haryati yang duduk di Komisi III didapuk menjadi wakil ketua DPRD kini. Dia menggantika posisi Sukoyo, wakil ketua DPRD terdahulu yang telah meninggal dunia.

Walikota Sugeng Rismiyanto yang hadir saat Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pengucapan Sumpah Pimpinan DPRD Pengganti Antar Waktu itu menyebut pengisian bukan hanya sekadar menutup kekosongan. Namun, merupakan sebuah penguatan.

‘’Tentu saja, ini sebuah penguatan. Menjadikan DPRD semakin solid ke depan,’’ kata Walikota usai paripurna.

Ini, kata beliu, bakal semakin menguatkan fungsi wakil rakyat dalam melaksakan tugasnya. Mulai fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Walikota optimis hadirnya wakil ketua DPRD yang baru menjadikan pelaksanaan tugas semakin maksimal dan optimal.

Apalagi, wakil ketua terpilih bukan orang baru di DPRD Kota Madiun. Merupakan anggota Komisi III. Selain itu, Rina juga menjadi ketua fraksi Gerindra. Dia juga menjadi anggota badan anggaran dewan. Tak heran, sudah cukup lincah dalam mengemban tugas-tugas wakil rakyat.

‘’Tidak perlu adaptasi lagi. Sudah langsung jalan,’’ ungkap beliau.

Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyebut Rina Haryati mengukir sejarah baru. Dia menjadi satu-satunya perempuan diunsur pimpinan DPRD Kota Madiun sejauh ini. Belum pernah terjadi sebelumnya di DPRD Kota Madiun. Pihaknya optimis, kehadiran Rina bakal memberikan warna tersendiri ke depan.

‘’Baru pertama kali sejauh ini. Pastinya akan memberikan warna berbeda,’’ ungkapnya.

Soal kapasitas, Istono tak meragukan kemampuan Rina. Apalagi, nama Rina muncul dari rekomendasi partainya. Rekom turun dari DPP. Partai pastinya memiliki alasan tersendiri dalam menempatkan politisinya. Termasuk Rina.

‘’Soal kenapa bu Rina itu sepenuhnya menjadi kewenangan partai. Kami hanya memproses surat rekom yang masuk hingga akhirnya pengucapan sumpah hari ini,’’ ungkap Istono sembari menyebut juga turun surat keputusan dari Gubernur Jatim.

Rina Haryati mengaku tidak menyangka surat rekom partainya itu bakal turun kepadanya. Dia mengaku siap menjalankan amanah dan tugas anyar tersebut. Terkait sosok perempuan pertama di kursi pimpinan dewan, Rina mengaku tak khawatir. Sebaliknya, dia semakin tertantang.

‘’Di dalam dunia politik semua bisa memiliki kesempatan. Ini kesempatan membuktikan bahwa perempuan juga bisa berperan,’’ ungkapnya. (wshendro-agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun

Dua LKSA Kota Madiun Terima Sertifikat Akreditasi

MADIUN – Dua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Madiun berhasil meraih sertifikat akreditisasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kedua lembaga tersebut yakni LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Madiun yang berhasil meraih akreditasi peringkat A dan LKSA Siti Hajar yang meraih akreditasi peringkat C.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto, sesaat setelah menyerahkan sertifikat akreditasi pada Senam Lansia, Jumat (23/2/2018) menyampaikan apresiasi atau prestasi yang diraih kedua lembaga tersebut.

“Saya berpesan capaian tersebut untuk dipertahankan, karena mempertahankan itu tidak lebih mudah daripada mencapainya,” pesannya di hadapan ratusan lansia yang memadati Stadion Wilis Kota Madiun.

Lebih lanjut Walikota mengatakan penghargaan akreditasi yang diterima merupakan hasil dari proses yang tidak sebentar dan bentuk perjuangan mati-matian. “Namun demikian, walau capaian nilai akreditasi LKSA Siti Hajar yang masih berada di posisi C ini, akan kita doakan dan dorong agar LKSA Siti Hajar di kemudian bisa meraih nilai yang lebih tinggi lagi,” ungkap Walikota.

Dengan adanya penghargaan ini, tambahnya, diharapkan dari waktu ke waktu masyarakat semakin paham, sehingga ada bentuk kepedulian masyarakat terhadap Pemerintah Kota Madiun. Melalui kontrol dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu lebih mendulang lagi prestasi-prestasi lainnya.

“Selain itu di tahun 2018 ini, Pemkot Madiun menerapkan remunerasi terhadap ASN-nya, mohon Bapak Ibu bisa mengontrol kinerja mereka. Dengan adanya partisipasi masyarakat maka akan menjadikan pelayanan publik di Kota Madiun lebih optimal lagi,” tandasnya. 
(lelly,lucky,mamad/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun

 

Pemerintah Giatkan GISA, Gerakan Indonesia Sadar Administrasi

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun mulai menggiatkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) kepada warganya. Hal ini agar warga semakin tinggi kesadarannya terkait pentingnya berbagai dokumen kependudukan yang ada.

Kepala Dinas Dukcapil Nono Djati Kusumo mengatakan, kesadaran tersebut akan memudahkan pemerintah dalam memetakan program pembangunan. “Masyrakat harus sadar pentingnya dokumen kependudukan, untuk pemerintah akan mudah untuk memetakan program pembangunan, untuk masyarakat mudah memproses administrasi,” tutur Nono mengawali arahannya dalam acara Penjelasan Teknis Pendataan Penduduk Non Permanen di gedung pertemuan Kantor Dinas Dukcapil Kota Madiun, Kamis (22/2/2018).

GISA sendiri merupakan gerakan yang mengajak warga untuk sadar pentingnya dokumen kependudukan, sadar pentingnya data kependudukan yang benar, sadar pemanfaatan data kependudukan, sadar melayani adminduk menuju masyarakat yang bahagia. Gerakan ini baru pertama disosialisasikan di Dispendukcapil Kota Madiun.

Sementara itu, untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun sudah mengintegrasikan dengan data yang dipunyai Direktorat Jendral Pencatatan Sipil pusat dan Dukcapil provinsi Jawa Timur. Ini dimaksud untuk memudahkan masyarakat dalam memproses administrasi kependudukan.

Nono berharap, masyarakat Kota Madiun dan petugas dukcapil sadar akan pentingnya mengurus administrasi kependudukan. Untuk memudahkan masyarakat dalam proses administrasi, memudahkan pemerintah dalam memetakan pembangunan manusia.

Masyarakat Kota Madiun sangat dimudahkan untuk kepengurusan dokumen kependudukan. Untuk mengurus satu berkas dokumen kependudukan dangan persyaratan yang lengkap, hanya diperlukan waktu sehari saja.

“Mau mengurus satu berkas dokumen kependudukan, bisa satu hari sudah jadi dengan berkas asalkan sudah melengkapi persyaratannya. Dan semuanya gratis, tanpa biaya,” ungkap Nonot, sapaan akrabnya.

Masyrakat Kota Madiun juga dimudahkan dengan inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kota Madiun. Seperti Pecel Andok (Pelayanan Cepat dan Lancar Administrasi Kependudukan), pelayanan dengan mobil keliling untuk semua dokumen kependudukan. Dan Lempeng Gapit (Layanan Sehari Mengurus Dokumen Adminduk Petugas Antar Sampai di Tempat) untuk layanan jemput bola dokumen kependudukan Akta, KK, dan Perubahan Status.
(nurdiono,adit /diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun

DPMPTSP Kota Madiun Luncurkan Mobil Perizinan Keliling

 

DPMPTSP Kota Madiun Luncurkan Mobil Perizinan Keliling

Dalam rangka meningkatkan pelayanan penerbitan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan Usaha Mikro meluncurkan mobil keliling yang melayani penerbitan IUMK

Ingin Tau lebih jelas tentang IUMK itu apa? Dan manfaatnya apa? Dapat disimak pada infographis berikut ini. read more…

Tips Menulis Siaran Pers

Dalam dunia kehumasan, menulis siaran pers merupakan makanan pokok seorang praktisi humas atau public relationnya.

Siaran pers atau pers release merupakan  informasi yang disediakan organisasi untuk disebarluaskan kepada media. Informasi yang diberikan biasanya terkait kegiatan yang dilaksanakan organisasi tersebut dan dinilai memiliki manfaat untuk publik.

Informasi dalam siaran pers umumnya mengandung news value bagi media, sebagai contoh tujuan dan dasar kegiatan, hasil kajian maupun temuan di lapangan, produk atau kegiatan yang dilaunching, hingga laporan keuangan.

Siaran pers adalah senjata yang ampuh untuk membangun dan mengelola kredibilitas organisasi. Tidak dibutuhkan peralatan khusus, yang ada hanya kemampuan dan keterampilan mengolah kata agar siaran pers itu mampu menarik perhatian media.

Karena tidak semua siaran pers otomatis akan menjadi komiditi berita yang akan disebarluaskan oleh media. Setiap media memiliki kriteria tersendiri dalam pemuatan konten berita yang akan menentukan apakah siaran pers tersebut akan dipakai atau dibuang.

Berikut beberapa tips yang dirangkum dari beberapa sumber dalam menulis siaran pers yang baik.

  1. Judul yang eye catcher

Judul yang singkat dan eye catcher mampu membangkitkan perhatian dan menarik keingintahuan pembaca untuk membaca keseluruhan informasi.

  1. Lead

Kalimat pembuka yang padat dan jelas serta mampu memikat dari pembacanya.

  1. 5W + 1H

Merupakan syarat penulisan karya jurnalistik yang baik. Dengan adanya unsur siapa (who), apa (what), dimana (where), kapan (when), mengapa (why) dan bagaiman (how) , pembaca mampu memahami konteks yang sedang disampaikan.

  1. Keakuratan sumber berita

Media akan memperhatikan keakurasian informasi, oleh karena itu pastikan data dan fakta yang akan disampaikan akurat.

  1. Narahubung

Cantumkan narahubung yang lengkap, tulis nama, jabatan, email dan nomor HP. Ini membantu media untuk mengkonfirmasi informasi yang didapatnya.

  1. Akhir siaran pers dengan tanda ###

 

Selain tips penulisan, siaran pers ada rambu – rambu yang sebaiknya tidak dilakukan dalam penulisan siaran pers. Apa saja? Berikut larangannya :

  1. Jangan gunakan kalimat atau paragraph yang panjang. Hindari pengulangan.
  2. Jangan blast. Maksudnya adalah sebaiknya jangan sebarkan siaran pers yang sama kesemua media. Jika bisa secara spesifik susun siaran pers yang berbeda untuk setiap media.
  3. Jangan kirim siaran pers dalam bentuk scan. Jika melalui email, masukkan siaran pers ke dalam body email, atau jika pakai lampiran gunakan format file plain text atau rich text format, maupun word document.

Menulis siaran pers yang baik dibutuhkan belajar dari waktu ke waktu. Jangan pernah lelah belajar, semakin sering belajar maka tulisan yang dibuat akan memberikan hasil maksimal, namun jangan cepat berpuas diri. Karena ilmu saat ini sudah tanpa batas lagi.

 

Penulis :

Lelly Dharna Indriyani

Pranata Humas Ahli Pertama

Dirangkum dari berbagai sumber

Integrasi IT, Ciptakan Pelayanan Publik Pemkot Lebih Baik

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus menindaklanjuti penandatanganan kerjasamanya dengan Pemkot Bandung dengan berkoordinasi untuk melakukan integrasi It (Information Technology). Rapat yang digelar pada Rabu, (21/2/2018) di Ruang 13 Balaikota Madiun ini dilaksanakan untuk menghadirkan basis data tunggal.

Penggunaan teknologi informasi untuk penyelenggaraan birokrasi saat ini tidak dapat dihindari. Dengan IT, akan terwujud pelayanan publik yang cepat, akuntabel, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini juga sebagai upaya pendukung e-Government dari pemerintah pusat.

“Ini (penggunaan IT) merupakan tuntutan dari penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik dengan cepat, akuntabilitas pelayanan, maupun penyelenggaraan pemerintahan,” tutur PlH Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto mengawali sambutannya.

Saat ini beberapa OPD di Kota Madiun sudah menyelenggarakan pelayanan dengan IT. Namun, belum semuanya terhubung satu dengan yang lain. Seperti di Bapeda (Badan Pendapatan Daerah) sudah ada sistem perencanaan, di BPKAD (Badan Pengelolaan Aset Daerah) ada sistem SIPKD (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah). Diharapkan, semua sistem tersebut nantinya dapat dipastikan konsistensi data dan mewujudkan basis data tunggal.

“Nanti ke depannya dapat menjadi satu dan terintegrasi,” harapnya.

Penggunaan IT harus terus dikembangkan karena merupakan tuntutan dari pemerintah pusat melalui e-Govermentnya. Karena efek dari pelayanan dengan penggunaan IT, akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dari pemerintah.

“Dengan IT, akuntabilitasnya, transparansinya, kecepatannya, dan kepastiannya betul-betul cukup memberikan kontribusi,” tandas Plh sekda yang baru menjabat beberapa hari yang lalu ini.

Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Madiun sebagai leading sector yang menangani pengelolaan IT di Pemkot Madiun ditunjuk untuk mengintegrasikan aplikasi e-Planning, e-Budgetting, dan E-Kontrak. “Ini (Pengelolaan IT) sudah menjadi tupoksi Dinas Kominfo mengenai pengintegrasian sistem, dan terkait e-Government,” kata Kepala Dinas Kominfo Subakri, S.Sos, Msi.

Dinas Kominfo yang memetakan aplikasi yang dibutuhkan oleh Pemkot Madiun untuk mewujudkan e-Goverment, dan mengintegrasikan sistem yang sudah berjalan di Kota Madiun. “Akan terus kita kawal dan fasilitasi untuk terwujudnya e-Government di Pemkot Madiun,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelayanan publik di Pemkot Madiun dengan berbasis IT sesuai jadwal yang direncanakan, pada semester II aplikasi ini sudah dapat digunakan. Hal ini dalam rangka mendorong terwujudnya tata kelola pemeritahan yang baik berbasis IT.
(nurdiono,adit /diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun

 

Tanamkan Etika di Era DIgital

 

 

Di era yang serba digital ini, kiranya perlu untuk menanamkan etika dalam menggunakan media digital, seperti contohnya media sosial.

Apalagi ditambah dengan hasil survey dari Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (AJII), pengguna internet terbanyak di tahun 2017 berada pada rentang usia 13 – 18 tahun. read more…

Pemanfaatan Media Sosial untuk Advokasi Publik

Berdasar survey WeAreSocial.com, Indonesia menduduki peringkat ke empat negara pengguna internet perharinya. 

Senada dengan hasil survey tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga mengeluarkan siaran persnya yang menyatakan adanya kenaikan sebesar 10.56 juta pengguna internet di tahun 2017 bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan hal tersebut, pemanfaatan media sosial sebagai advokasi publik dipandang penting dalam menyebarluaskan kegiatan maupun kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Berikut penjelasannya :

Download (Media-Sosial-dan-Pemanfaatannya-Untuk-Advokasi-Publik.pdf)

Kurangi Resiko Kebakaran, Damkar Latih Linmas Taklukkan si Jago Merah

MADIUN – Peran Linmas (Perlindungan Masyarakat ) yang berperan membantu menjaga keamanan lingkungan semakin dioptimalkan. Mereka terus dibekali kemampuan untuk turut menanggulangi kondisi saat terjadi bencana.

Untuk mengembangkan dan mengoptimalkan peran Linmas Kota Madiun dalam memadamkan kebakaran, Pemkot Madiun melalui Satuan Polisi Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun, menyelenggarakan PelatihanPenanggulangan Kebakaran bagi anggota Linmas se-Kota Madiun, Selasa (20/2/2018) yang rutin setiap tahunnya diselenggarakan.

Acara dibuka oleh PlH Sekretaris Daerah Kota Madiun, Rusdiyanto mewakili Walikota Madiun di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Pilangbango. Mereka disiapkan terkait potensi bencana yang terjadi di Kota Madiun yaitu banjir dan kebakaran.

Pelatihan ini menjadi respons atas semakin padatnya pemukiman penduduk dan perkembangan pembangunan gedung perkantoran di Kota Madiun yang bisa menimbulkan kerugian materi yang besar apabila terjadi kebakaran. Belum lagi kalau terjadi korban nyawa disaat api tidak dapat dikendalikan.

“Pembangunan gedung- gedung perkantoran di Kota Madiun yang berkembang pesat, rawan terjadi kebakaran,” kata Rusdiyanto membacakan sambutan Walikota.

Pemkot terus berupaya untuk meminimalisir terjadinya kebakaran, namun masih perlunya dukungan dari masyarakat. Pelatihan yang diberikan ini untuk mengasah ketrampilan anggota Linmas memadamkan si Jago Merah.

“Dengan hadirnya bapak-ibu mengikuti pelatihan ini, sangat berperan bagi masyarakat dan pemkot apabila terjadi bencana kebakaran,” tutur Rusdiyanto memotivasi para peserta.

Dalam pelatihan ini peserta akan diajari secara langsung oleh ahli pemadam kebakaran dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Madiun. Dengan keterampilan yang diberikan ini, diharapkan Linmas berperan aktif apabila terjadi kebakaran di lingkungannya.

“Mengerti dan mampu apabila sewaktu-waktu (anggota Linmas) dibutuhkan untuk membantu memadadamkan kebakaran di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.

Setiap peserta memperagakan apa yang diberikan oleh instruktur. Salah satunya adalah memadamkan api secara aman dengan perhitungan yang matang. Dibutuhkan fisik, mental, dan koordinasi yang kuat untuk dapat memadamkan api yang belum bisa dikendalikan.
(nurdiono,adit /diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun

Mengenal Profil Jabatan Fungsional Tahun 2017

Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya di dasarkan pada keahlian/ dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Jabatan fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi namun sangat diperlukan dalam tugas – tugas pokok dalam organisasi pemerintah.

Jabatan fungsional terdiri dari beberapa rumpun jabatan yang ditetapkan oleh Presiden atas usul Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil terdiri atas jabatan fungsional dan jabatan fungsional keterampilan.

Berikut ini daftar Jabatan Fungsional tahun 2017, instansi pembina, besar tunjangan jabatan, jumlah angka kredit (AK) minimal, jenjang jabatan dan batas usia pensiun.  

Download (Profil-JF-PNS-2017.pdf)

Page 1 of 2512345...1020...Last »




Call Center :
081 249 83 1266

LPPL RADIO SUARA MADIUN

Link