Hujan belum turun juga? Awas kekeringan mengintai!

Seperti diketahui, Indonesia dilewati dua garis bumi yakni garis lintang nol dan garis khatulistiwa. Berdasarkan hal tersebut, daerah yang dilalui garis khatulistiwa memiliki iklim tropis atau iklim panas, artinya daerah itu akan mendapat penyinaran matahari lebih panjang dibanding daerah – daerah yang tidak dilalui oleh garis khatulistiwa.

Dengan memiliki iklim tropis atau panas, maka pembagian musim di Indonesia hanya dibagi dua musim saja. Yakni musim kemarau dan musim penghujan, dimana masing – masing musim memiliki rasio jangka waktu yang sama dimana masing – masing mendapat pembagian enam bulan.

Sehingga ada kalanya suatu waktu Indonesia mengalami kelebihan air (musim penghujan) dan ada waktunya juga akan kekurangan air (musim kemarau). Disini akan dikupas mengenai masa dimana air sulit didapat atau yang lazim disebut sebagai kekeringan.

Kekeringan mempunyai arti langkanya keberadaan air pada daerah di suatu waktu tertentu dan disebabkan oleh beberapa peristiwa tertentu. Peristiwa sudah bisa disebut dengan kekeringan ketika hanya ada satu sumber air yang masih aktif dan digunakan untuk beberapa desa, atau ketika masyarakat harus mencari air hingga jauh beberapa kilometer dan mereka harus mengantri untuk mendapatkannya.

Berikut penyebab terjadinya kekeringan yang umumnya ada di Indonesia :

  1. Musim kemarau yang panjang
  2. Minimnya resapan air karena berkurangnya pohon
  3. Penggunaan air yang berlebihan
  4. Kekurangan sumber air
  5. Jauhnya jarak ke sumber air
  6. Minimnya tempat penampungan air

Selain mengetahui penyebab kekeringan, bijak juga mengetahui dampak apa yang bisa ditimbulkan ketika mengalami kekeringan. Berikut dampaknya:

  1. Kurangnya sumber air minum
  2. Kurangnya sumber air untuk keperluan sehari – hari
  3. Tanaman dan hewan banyak yang mati
  4. Kelaparan massal
  5. Lingkungan menjadi kotor
  6. Timbul bibit penyakit

Mengingat dampak dari kekeringan tersebut, upaya yang bisa dilakukan pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kekeringan dapat dijelaskan di infographis berikut ini

:

BIJAK MENYIKAPI GEMPA (SEBELUM, SAAT DAN SETELAH GEMPA)

 

Dua gempa besar yang terjadi di Indonesia terakhir ini (Gempa di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dan Palu Donggala, Sulawesi Tengah) secara tidak langsung menumbuhkan kecemasan pada masyarakat. Kecemasan masyarakat ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan rumor hoax yang semakin menambah keresahan, dimana salah satunya disinyalir akan ada gempa besar lagi di wilayah Indonesia lainnya. read more…

Permohonan Informasi Publik Terkait Penonaktifan Media Sosial

Pemohon informasi Wiwik, Selasa (18/9/2018) mendatangi PPID Kota Madiun untuk melakukan penonaktifan media sosial pribadinya yaitu facebook (fb). Pemohon yang langsung diterima oleh petugas PPID Kota Madiun, Lelly mengungkapkan tujuan melakukan penonaktifan fb untuk menghindari pemerasan yang sempat dialaminya. Penanganan oleh PPID Kota Madiun dilakukan saat itu juga dengan membantu pemohon untuk melakukan penonaktifan fb secara permanen. Petugas pun berpesan kepada pemohon untuk selanjutnya, dalam penggunaan media sosial harus dilakukan secara hati-hati agar tindakan pemerasan yang sempat dialami tidak terulang kembali.




Call Center :
081 249 83 1266

LPPL RADIO SUARA MADIUN

Link