MADIUN – Sosialisasi bidang cukai tak harus dengan cara formal. Penyampaian aturan dan pemanfaatan dana cukai ini dapat melalui kegiatan menarik. Salah satunya, melalui festival seperti yang dilakukan Pemkot Madiun. Sosialisasi dikemas menarik melalui Madiun Food Festival. Ini terbukti tepat. Nyatanya, masyarakat cukup antusias.

“Cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Ini harus terus disosialisasikan. Acara ini salah satu cara mewujudkannya,” kata Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto usai membuka Madiun Food Festival, Sabtu (20/10) malam.

Masyarakat wajib mematuhi aturan cukai. Bukan hanya sebagai pemasukan negara. Sebagian dana cukai dikembalikan kepada masyarakat. Mulai untuk peningkatan kapasitas kesehatan, infrastruktur, hingga pelatihan, dan pembinaan. Dana cukai juga dapat digunakan untuk memfasilitasi masyarakat dalam berbagai hal. Seperti Madiun Food Festival yang ditujukan untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Belasan UMKM dapat mengembangkan dan mempromosikan usahanya dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini bukan hanya sosialisasi cukai. Tapi memberikan multiplier effect lain. Mulai peningkatan perekonomian masyarakat hingga hiburan. Apresiasi untuk Dinas Kominfo sebagai penyelenggara,” ujarnya sembari menyebut ketentuan penyelenggaraan ini diatur dalam peraturan menteri keuangan nomor 22/pmk 07/2017.

Kepedulian pemerintah akan pelaku usaha tentu tidak berhenti sampai di sini. Pelaku UMKM binaan Pemkot juga diberikan pelatihan hingga keberbagai daerah. Digitalisasi usaha juga dilakukan. Walikota berharap usaha semakin berkembang. Promosi dibidang digital dirasa tepat saat ini. Ini juga sesuai instruksi Gubernur Jawa Timur.

“Pembeli tidak hanya datang dari sekitar. Dengan peningkatan kearah digitalisasi ini dapat menjaring pembeli hingga ke berbagai daerah. Ini yang tengah digenjarkan pemprov termasuk Kota Madiun,” ujarnya.

Berbagai keseruan mengemuka dalam acara. Belasan stand kuliner tersaji. Di antaranya, pentol djamoer, empek-empek, jamu, nugget pisang, jenang campur, juga pecel. Sedang untuk minuman, berbagai sajian kopi ditawarkan. Sajian kian menarik lantaran ditawarkan dalam bentuk food truck. Kegiatan memang menggandeng Dinas Perdagangan dan DPMPTSP KUM setempat. Walikota berharap ini terus ditingkatkan.

Madiun Food Festival semakin menarik dengan sajian musik. Berbagai band mengisi bergantian. Gelaran ditutup manis dengan penampilan Andi AFI. Berbagai hiburan menarik ini terbukti mengundang antusias masyarakat hingga gelaran usai. (ws hendro/rahmad/agi/diskominfo).