MADIUN – Areal penyebarangan di jalan raya Kota Madiun kian ramah masyarakat kini. Tidak hanya zebra cross. Pemerintah setempat juga menambahkan pelican crossing di sejumlah titik penyeberangan. Teranyar zebra cross di depan Pasar Besar Madiun (PBM). Tambahan tanda suara ketika menyeberang itu terbukti cukup membantu masyarakat.

‘’Idealnya, pengendara wajib melambatkan laju kendaraan ketika melintasi areal penyeberangan atau zebra cross. Tetapi harus diakui kesadaran masyarakat masih kurang saat ini. Makanya butuh tanda tambahan,’’ kata Staf Dishub Kota Madiun Guszon Widoyoko saat sosialisasi penerapan pelican cross di depan PBM, Senin (6/8/2018).

Pelican cross, kata dia, penting ditambahkan. Sebab, lalu lalang masyarakat cukup padat di kawasan pasar tradisional kebanggaan masyarakat Kota Madiun tersebut. Sebab, terdapat kawasan pertokoan di depan pasar. Begitu juga pengendara yang melintas. Jalan Panglima Sudirman cukup padat kendaraan. Ironisnya, pengendara kurang memperhatikan rambu penyeberangan. Tetap melaju kencang ketika melewati zona menyeberang.

‘’Tanda suara ini diharap dapat menambah kesadaran pengendara kalau tengah melintas areal padat dan melambatkan laju kendaraan,’’ imbuhnya sembari menyebut dinamakan pelican cross karena tanda yang dihasilkan mirip suara burung pelican.

Bahkan, pengendara wajib berhenti pada marka sebelum zebra cross ketika mendengar tanda suara. Pengendara baru boleh melintas ketika sudah tidak ada penyeberang atau baiknya menunggu tanda suara berhenti.

Tata cara penggunaan pelican juga cukup mudah. Pengendara tinggal menekan tombol hijau pada tiang rambu di ujung zebra cross. Baik disebelah utara maupun selatan. Masyarakat tidak lantas langsung menyeberang. Wajib menunggu tanda suara menyala. Tanda suara memang baru menyala beberapa detik setelah tombol ditekan. Kendati suara telah menyala, masyarakat tetap harus waspada kendaraan yang melintas.

‘’Masyarakat Kota Madiun masih cukup awam dengan pelican cross. Ada yang tetap melaju kencang ketika mendengar suara. Masyarakat tetap harus waspada,’’ jelasnya.

Pengendara, lanjutnya, juga harus semakin meningkatkan kesadaran. Salah satunya, menghargai hak penyeberang. Kesadaran harus meningkat setelah adanya tanda suara. Guszon menghimbau pengendara segera memperlambat laju kendaraan dan berhenti sebelum zebra cross setelah mendengar tanda.

‘’Setiap orang berhak memanfaatkan fasilitas umum. Tetapi harus dengan cara yang benar dengan saling menghargai,’’ pungkasnya sembari menyebut tidak menutup kemungkinan titik pelican cross bertambah ke depan. (ws hendro/agi/madiuntoday)

https://www.facebook.com/madiuntoday.id/