MADIUN – Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Madiun kian berkurang. Sebanyak 35 abdi negara bakal purna tugas dalam waktu dekat. Surat Keputusan (SK) pensiun kelimanya sudah diterima, Senin (6/8/2018). Puluhan ASN tersebut bakal purna tugas per 1 Oktober sampai 1 Desember tahun ini.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto optimis pembangunan di Kota Madiun tetap berjalan sebagaimana mestinya kendati jumlah ASN semakin berkurang. Sebaliknya, penyelenggaraan pemerintahan bakal terus ditingkatkan. Sebab, pemerintah berjalan berdasar aturan. Artinya, semua sudah diatur sedemikian rupa. Minimnya SDM dapat ditutup dengan peningkatan SDM yang ada. Tak heran, ASN sekarang ini wajib multitalent. Artinya, dapat mengerjakan lebih dari satu bidang.

‘’Pelaksanaan kegiatan harus sesuai aturan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Mari setiap kegiatan yang kita lakukan selalu on the track. Kalau semua sudah sesuai aturan, pemerintah akan berjalan sebagaimana mestinya,’’ tegasnya saat apel sekaligus penyerahan SK pensiun di halaman depan Balaikota, Senin (6/8/2018).

Peningkatan pelayanan tidak datang begitu saja. Organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pelaksana pelayanan harus membuat satu standar. Tidak harus yang mulu-muluk. Cukup dengan berprinsip tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Tahun esok harus lebih baik dari tahun ini. Prinsip harus terus digelorakan. Ini dapat dilakukan jika perencanaan matang. Apalagi, anggaran tersedia. Mulai Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Transfer lain hingga Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Disiplin dan saling bersinergi antar ASN ini dapat meningkatkan pelayanan. Sedang, pelayanan yang baik meningkatkan kepercayaan masyarakat. Selain itu, berkinerja baik dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi ASN ketika memasuki masa purna tugas kelak.

‘’Bekerja dengan disiplin dan saling bekerja sama. Ini penting agar pelayanan meningkat. Pelayanan yang baik meningkatkan kepercayaan masyarakat,’’ ujarnya.

Walikota menambahkan, 35 ASN penerima pensiun dapat menjadi contoh. Terutama pengapdiannya kepada Pemkot Madiun. Mereka, lanjutnya telah laksanakan tugas dengan baik. Salah satunya, dalam memberikan inovasi sesuai tupoksi kepada Pemkot Madiun. Walikota menyampaikan terima kasih atas jerih payah dan didikasi melayani masyarakat Kota Madiun. Mantan dosen ini juga berpesan untuk terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai apapun terkait Kota Madiun.

‘’Tugas memang usai secara instansi. Namun, tanggung jawab bukan berarti telah usai. Tenaga dan pemikiran bapak ibu masih dibutuhkan masyarakat dan itu sebagai amalan sesuai sumpah janji ASN,’’ pungkasnya. (luki/adit/iko/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun