MADIUN – Syawal sudah diujung bulan. Kendati begitu, kegiatan silaturahmi masih saja terjaga. Seperti Halal-Bihalal yang dilaksanakan takmir Masjid Baitul Hakim, Rabu (11/7/2018) malam. Bukan hanya ajang saling meminta maaf, Halal Bihalal juga sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan bantuan setiap kegiatan di Masjid Baitul Hakim. Khususnya selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Pj Sekda Kota Madiun Rusdiyanto memberikan apresiasi kepada takmir masjid dan masyarakat yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada umat Muslim. Tanpa peran serta masyarakat, pelayanan yang diberikan Pemkot pastinya kurang maksimal. Dia berharap semangat membantu sesama ini terus digelorakan.

‘’Kami atas nama pemerintah Kota Madiun juga meminta maaf apabila di dalam melaksanakan tugas pemerintahan, dalam berkomunikasi, berkoordinasi, dan melayani kurang berkenan di hati masyarakat,’’ ungkapnya saat memberikan sambutan Halal Bihalal.

Pemkot Madiun selalu terbuka menerima saran dan kritik dari seluruh elemen masyarakat. Ini penting sebagai bahan evaluasi. Juga sebagai tolak ukur kinerja pemerintah. Rusdiyanto menyebut pemkot pastinya bakal memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan Kota Madiun.

‘’Kritik dan saran kami butuhkan agar Pemkot dapat memberikan yang terbaik untuk kemaslahatan jamaah maupun masyarakat,’’ tuturnya.

Pj Sekda juga mengajak jamaah baitul hakim untuk tetap menjaga dan memupuk rasa persatuan, kesatuan, dan kebersamaan dengan tali silaturahmi. Baik saat masih di bulan Syawal maupun di bulan lain. Sebab, silaturahmi modal penting menjaga kerukunan yang berimbas pada kondusifitas. Ini penting kendati perhelatan Pilkada sudah berlalu. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan gesekan-gesekan yang menyebabkan pembangunan tidak bisa berjalan lancar.

‘’Keikhlasan untuk saling memaafkan adalah modal untuk saling menghargai dan menghormati sesama sehingga pembangunan terus berjalan,’’ katanya.

Ketua Takmir Maidi menyampaikan terima kasih atas apa yang diberikan untuk kemakmuran Masjid Baitul Hakim. Baik itu tenaga, pikiran, waktu maupun materi yang telah dikeluarkan untuk masjid. Sejalan dengan Pemkot Madiun, Maidi juga berpesan untuk menjaga kondusifitas paska Pilkada. Jangan sampai ada gesekan.

‘’Pilkada sudah berlalu. Mari kembali melaksanakan rutinitas seperti biasa. Termasuk kegiatan di Masjid. Kegiatan rutin nantinya harus ditingkatkan. Kalau perlu harus ada inovasi-inovasi dari takmir maupun donator,’’ ujarnya. (luki/adit/iko/diskominfo)