MADIUN – Sinergitas Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) di Kota Madiun cukup apik. Seperti yang terlihat di Kecamatan Taman, Senin (2/7/2018). Doris Eko, Camat setempat memberikan kejutan kepada petugas Kepolisian Sektor Taman usai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara. Kejutan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-72 yang jatuh 1 Juli 2018.

Kejutan berupa selamatan cukup sederhana. Namun, tidak mengurangi kemeriahannya. Camat dan aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Taman beserta Lurah se-Kecamatan, Danramil Taman beserta jajarannya berbaur tanpa sekat.

‘’Kami dari Muspika Taman mengucapkan selamat Hari Bhayangkara kepada bapak Kapolsek Taman dan teman-teman dari kepolisian,’’ ungkap Camat Taman Doris Eko.

Melalui HUT Bahayangkara ke-72, diharapkan kolaborasi dengan berkomunikasi, silaturohmi, koordinasi dapat terjalin semakin baik. Selain itu, dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan tenang. Harapannya, tercipta kondisi aman di masyarakat khususnya Kecamatan Taman. Ini sebagai salah satu indikator tujuan Tiga Pilar sebagai abdi negara terlaksana dengan baik.

‘’Semoga kolaborasi selama ini terjalin semakin terjaga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kecamatan taman dan Kota Madiun,’’ ujarnya.

Sinergitas antar tiga pilar penting dan perlu. Terutama dalam menjaga kondusifitas. Sebab, keamanan dan ketertiban modal penting pembangunan. Apalagi, ditengah tahun politik seperti saat ini. Kota Madiun baru saja melaksanakan puncak pesta demokrasi Pilkada. Tahapan telah sampai rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan.

Kota Madiun dan Kecamatan Taman pada khususnya cukup kondusif selama tahapan Pilkada sejauh ini. Tanpa ada gangguan yang berarti. Ini tak terlepas hasil koordinasi yang bagus antara Tiga Pilar.

‘’Sampai saat ini situasi dan kondisi di wilayah Kecamatan Taman aman, lancar dan kondusif. Ini perwujudan sinergitas bersama pemerintah, TNI, dan Polri bersama tokoh agama, pemuda dan masyarakat,’’ tuturnya.

Ketika kondusifitas terganggu, stabilitas ekonomi masyarakat juga terganggu. Adanya rasa was-was masyarakat saat menjalankan rutinitasnya. (luki,adit,rahmad/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun