MADIUN – Zakat fitrah salah satu kewajiban muslim yang mampu melaksanakan. Zakat yang dikeluarkan sebelum hari Raya Idul Fitri ini baiknya segera dibagikan. Pemkot Madiun melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat telah menyalurkan zakat yang terkumpul tahun ini, Jumat (8/6/2018).

‘’Penting zakat ini segera diterima yang membutuhkan. Agar mereka bisa turut merasakan kebahagian di hari raya nanti,’’ tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat pemberangkatan penyaluran zakat.

Zakat yang terkumpul cukup banyak. Butuh enam mobil untuk mengangkut. Berawal di halaman balai kota, zakat diberangkatkan untuk didroping ke beberapa tempat.

Banyak manfaat zakat untuk masyarakat. Selain berbagai kebahagiaan, zakat juga dapat menekan kelangkaan kebutuhan pokok. Zakat juga dapat turut mengendalikan lonjakan harga kebutuhab pokok, terutama beras, sebelum lebaran.

‘’Ini semoga bisa meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang beruntung,’’ ungkapnya.

Walikota mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Madiun yang bekerja sosial secara optimal. Mampu menyelesaikan sesuai target. Yakni, membagikan beberpa hari sebelum lebaran.

Ketua BAZNAS Kota Madiun Eddie Sanyoto menyebutkan pemungutan zakat dimulai pertengahan Mei sampai awal bulan ini. Pihaknya menyebut perolehan zakat menurun dibanding tahun lalu. Zakat yang terkumpul mencapai 14 ton beras. Pihaknya berhasil mengumpulkan hingga 19 ton beras tahun lalu. Pendeknya waktu penerimaan zakat menjadi salah satu penyebabnya.

‘’Zakat yang dikumpulkan akan ditasyarufkan (dibagikan) ke seluruh kelurahan se-Kota Madiun. Selain itu juga pondok pesantren, panti asuhan, organisasi/lembaga Islam dan sebaian dibagikan secara keliling untuk duafa yang tidak terdata,’’ pungksanya. (luki,adit/kominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun