MADIUN – Demokrasi mewujudkan negara yang bermartabat. Melalui demokrasi pula partisipasi masyarakat dalam pemerintahan diharapkan meningkatkan. Tak heran, pesta demokrasi penting dilaksanakan. Pesta itu bakal tersaji di Kota Madiun dalam waktu dekat.

Berbagai persiapan dilakukan. Seperti Bawaslu Kota Madiun yang mengelar bintek petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Rabu (13/6/2018). Tujuannya, demi mewujudkan pesta demokrasi yang luber dan jurdil.

“Persiapan Pilkada yang matang dapat mewujudkan amanah reformasi. Makanya penting melaksanakan pesta demokrasi ini dengan luber jurdil,” tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat membuka bimtek di ruang Bima Hotel Aston Kota Madiun.

Selain itu, biaya Pilkada juga tak murah. Cukup menyedot APBD. Walikota berharap Pilkada dapat berjalan sukses. Memberikan hasil seperti yang diharapkan. Demi kemajuan Kota Madiun.

“Tentunya dengan biaya yang tidak sedikit ini, (Pilkada) harus dioptimalkan,” ujarnya sembari berharap APBD Kota Madiun dapat memberikan kemanfaatan yang optimal untuk Pilkada tahun ini.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Madiun Kokok Heru Purwoko menyebut peserta bimtek sebanyak 346. Rinciannya, 310 orang PTPS, 27 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), Tiga Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), dan Enam orang staf Panwascam. Koko -sapaannya- berharap semua petugas netral dan profesional.

“Harus netral kepada semua yang terlibat dalam pilkada sehingga tercipta pengawasan secara sistematis, tegas, dan menghasilkan produk yang akuntabel,” jelasnya.

Petugas-petugas ini, lanjutnya, akan mengamati dan mengawasi TPS rawan sejak H-3 hingga beberapa hari setelahnya.

“Dengan adanya PTPS ini harapannya Pilkada di Kota Madiun bisa berjalan dengan baik,” ujarnya sembari menyebut pihaknya akan terus memantau kinerja jajarannya.

Koko kembali menegaskan soal netralitas. Netral sebagai tim kampanye ataupun netral dari partai. Bahkan, pihaknya tak segan mengganti yang kedapatan melanggar tersebut.

“Seumpama ditemukan ada PTPS yang melanggar, nanti langsung kami ganti,” pungkasnya. (luki,adit,rama,devit/kominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun