MADIUN – Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada, Jumat (15/6/2018). Masyakarat muslim menyambut dengan gembira. Salah satunya, dengan menggelar takbir keliling. Tak terkecuali di Kota Madiun. Masyarakat yang melaksanakan takbir keliling diberangkatkan langsung Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto, Kamis (14/6/2018) malam.

Ratusan masyarakat tumplek blek di depan Masjid Agung Baitul Hakim, titik pemberangkatan. Masyarakat tampak antusias. Gema takbir terus dikumandangkan sejak sebelum pemberangkatan. Namun, tentu setelah keputusan sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama usai dilaksanakan. Gema takbir bersahutan setelahnya.

“1 Syawal 1439 hijriah jatuh pada Jumat besok. Artinya, malam ini melaksanakan takbir. Masyarakat yang melaksanakan takbir tetap harus mengutamakan keselamatan,” kata walikota saat pemberangkatan takbir keliling.

Sebanyak 183 kendaraan ikut ambil bagian. Beberapa kendaraan tampil unik dengan tambahan hiasan. Peserta memang diperbolehkan menghias mobil mereka. Apalagi, gelaran takbir keliling ini menyediakan berbagai hadiah. Di antaranya peserta paling unik hingga yang dinilai paling tertib saat mengikuti takbir.

“Mari sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Kondusifitas ini penting sebagai modal pembangunan,” ujarnya.

Peserta wajib melewati rute yang ditentukan. Di antaranya, Jalan Kolonel Marhadi, Urip Sumoharjo, Gajah Mada, Kompol Sunaryo, dr Soetomo, dan sejumlah jalan protokol lain. Rute berakhir di Pasar Sleko. Peserta juga mendapat uang bensin Rp 100 ribu per mobil. Walikota berharap momentum takbir merupakan wujud rasa syukur setelah sebulan penuh berpuasa. Kegiatan dilanjut dengan saling membuka maaf kepada sanak saudara.

“Ini yang terpenting. Selalu jaga silaturahmi demi terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” pungkasnya. (dhevit/agi/diskominfo)