MADIUN – Masyarakat yang melewati mudik lebaran di Kota Madiun bakal nyaman dan aman. Sejumlah fasilitas terkait lebaran dalam kondisi ready. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto beserta Forpimda setempat meninjau langsung kesiapan itu, Kamis (7/6/2018).

‘’Ada beberapa potensi kerawanan yang mungkin muncul saat lebaran. Kami pastikan antisipasi terkait itu sudah siap,’’ kata Sugeng.

Sejumlah tempat diperiksa. Mulai cek harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Besar Madiun, kesiapaan fasilitas dan tenaga kesehatan dan RSUD Dr Soedono dan RSUD Madiun, Kesiapan transportasi di stasiun dan terminal, serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Depo Pertamina. Walikota memastikan sejumlah tempat tersebut sudah menyiapkan rencana cadangan mengantisipasi pelonjakan kebutuhan maupuan layanan saat lebaran nanti.

‘’Petugas dan instansi terkait pastinya sudah memahami tradisi pelonjakan setiap lebaran. Kami ingin memastikan itu dan ternyata sudah siap seratus persen,’’ ungkapnya.

Namun, walikota tak membantah adanya pelonjakan sejumlah harga kebutuhan pokok. Kenaikan terjadi pada harga ayam potong dan cabai. Kendati begitu, bukannya tanpa upaya. Walikota langsung melakukan koordinasi dengan satuan tugas (Satgas) pangan. Dia juga menginstruksikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti. Termasuk mengorek informasi disejumlah daerah lain.

‘’Pelonjakan ini apakah hanya di Kota Madiun atau juga terjadi di daerah lain. Tentu harus segera dilakukan antisipasi termasuk meninjau peternak dan mencari akar masalahnya,’’ ujar walikota.

Begitu juga dengan fasilitas kesehatan. Sugeng menyebut instansi kesehatan terutama rumah sakit siap melayani masyarakat kendati libur lebaran. Bahkan, petugas bakal ditambah. Itu penting mengingat libur lebaran cukup panjang kali ini. Walikota juga memastikan ketersedian tenaga medis dan obat-obatan selama libur.

Terkait sarana transportasi, masyarakat masih dapat membeli tiket kereta minimal dua hari sebelum jadwal pemberangkatan khusus untuk rute dekat. Sedang, rute jauh sudah habis terjual. Walikota juga memastikan sejumlah pos pelayanan yang disediakan pihak stasiun dalam kondisi siap difungsikan. Begitu juga kondisi di terminal. Walikota mengimbau masyarakat yang melaksanakan mudik untuk waspada. Sebab, pelonjakan penumpang mulai terjadi.

‘’Prinsipnya koordinasi terus kami lakukan. Petugas terus kami standby kan. Terutama disejumlah pelayanan vital,’’ pungkasnya sembari menyebut ketersediaan BBM juga aman. (ws hendro/agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun