MADIUN – Sosialisasi cukai bisa melalui beragam cara. Seperti yang dilakukan Pemkot Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika ini. Sosialisasi aturan cukai dikemas apik nan menarik melalui video mapping. Tak heran, sosialiasi cukup mengena. Pun, tak terasa membosankan. Buktinya, masyarakat yang datang enggan beranjak dari tempat duduk selama video berlangsung.

‘’Cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Masyarakat harus tahu. Tetapi terkadang sosialisasi yang biasa kurang mengena,’’ kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun Subakri saat membuka Konser Karismatik Kegiatan Forum Koordinasi Kehumasan, Jumpa Pers dan Penyampaian Informasi Ketentuan Perundang-Undangan di Bidang Cukai Kepada Masyarakat di halaman Balaikota, Rabu (6/6/2018) malam.

Sosialisasi tampak berbeda. Pesan cukai dikemas melalui video berdurasi sekitar 20 menit. Uniknya, dinding depan balaikota menjadi layar proyektornya. Tak heran, berbagai grafis animasi bergantian mewarnai dinding kantor walikota tersebut. Belum lagi effect sound system yang kian menambah daya tarik tersendiri.

Masyarakat disuguhkan tentang potensi Kota Madiun dalam animasi terlebih dahulu. Mulai motif batik pecelan hingga gerakan pencak silat. Begitu masyarakat terbius, pesan bertuliskan Stop Pita Cukai Ilegal disuguhkan. Pesan cukup singkat namun mengena. Pesan cukai juga disampaikan secara langsung. Baik melalui master ceremony (mc) hingga Charly Van Houten sebagai guest star Konser Karismatik tersebut.

‘’Sebagian dana cukai memang dikembalikan kepada masyarakat. Salah satunya, melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Peruntukkannya beragam. Mulai peningkatan kapasitas kesehatan, infrastruktur, maupun peningkatan kapasitas SDM masyarakat,’’ jelasnya.

Bakri menyebut beberapa kegiatan pemkot dibiayai DBHCHT. Seperti, Konser Karismatik yang juga untuk memeriahkan perayaan 100 tahun Kota Madiun yang jatuh pada bulan ini. Tak heran, Bakri mengajak masyarakat untuk selalu taat aturan cukai. Mulai menolak penggunaan pita cukai illegal hingga membayar cukai sesuai dengan ketentuan.

‘’Karena cukai pemasukan negara, menaati aturan cukai berarti turut berkontribusi kepada negara,’’ ungkapnya.

Sosialisasi kian menarik dengan Konser Karismatik. Charly tampil memukau dengan beberapa lagu andalannya. Mulai Aku Terjatuh, Jangan Pernah Berubah, Salat Malam, Gerimis Mengundang, Kehilangan, Biarkan Aku Jatuh Cinta, Asmara, Cari Pacar Lagi, Bintang Kehidupan, dan Terangkanlah. Charly juga turun panggung menyapa pengunjung disela konser. Konser ditutup manis dengan lagu Saat Terakhir. (ws hendro/adit/agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun