MADIUN – Potensi kerawanan yang dimungkinkan mengemuka saat lebaran dipastikan bakal ditekan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan instansi terkait. Mulai rutin berkoordinasi dengan satuan kerja terkait hingga operasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

‘’Semua yang menjadi potensi kerawanan merupakan atensi kami. Antisipasi tentu saja sudah dan tengah kami siapkan,’’ kata Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto usai apel gelar pasukan Ops Ketupat Semeru 2018 di Mapolres Madiun Kota, Rabu (6/6/2018).

Walikota menambahkan terdapat empat potensi kerawanan. Itu berdasar evaluasi yang dilakukan kepolisian selama lebaran tahun lalu. Yakni, kelangkaan barang, kenaikan harga, titik rawan lalu lintas, dan tindak radikalisme. Namun, potensi yang mengemuka tidak sampai memicu masalah yang signifikan tahun lalu. Kendati begitu, pihaknya ogah menutup mata. Berbagai langkah antisipasi tetap dilakukan.

‘’Kami lakukan langkah-langkah pencegahan secara komprehensif,’’ ungkapnya.

Pemkot bersama instansi terkait sudah menggelar operasi pasar sebagai antisipasi kelangkaan barang dan kenaikan harga. Upaya pencegahan bahkan sejak sebelum Ramadan lalu. Selain itu, satuan tugas (satgas) pangan juga melakukan pengawasan secara langsung. Bahkan, pengawasan dilakukan secara kontinyu.

‘’Laporan yang kami terima, pasokan barang baik itu BBM (bahan bakar minyak) maupun bahan pokok masih cukup. Begitu juga dengan harga bahan pokok yang masih cukup stabil sejauh ini,’’ ungkapnya.

Namun, walikota tak membantah harga cabai rawit meningkat saat ini. Bahkan, cukup memberikan kontribusi inflasi sebesar tujuh persen. Walikota mengaku sudah langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bertindak.

Begitu juga dengan antisipasi titik rawan lalu lintas. Walikota menyebut pihak kepolisian sudah menyiapkan skema arus mudik dan balik. Sedang, pemkot menyiapkan angkutan balik gratis. Sebanyak 12 bus dengan kapasitas 696 tempat duduk disiapkan. Ini diharap dapat menekan kerawanan dari sisi angkutan lalu lintas.

‘’Ini tidak akan terwujud tanpa peran serta semua pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kamtibmas. Paling tidak dilingkungan masing-masing,’’ pungaskanya. (ws hendro/agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun