MADIUN – Madiun Motor Fest 2018 berakhir, Sabtu (12/5/2018) malam. Acara yang digelar Pemkot Madiun melalui Diskominfo tersebut meninggalkan beragam cerita. Heboh, seru, dan gembira tentunya. Terutama sepuluh peserta custom contest yang berhasil memikat hati pengunjung melalui voting kupon. Kesepuluh peserta motor dan mobil tersebut berhak mendapat uang jutaan rupiah.

Pilihan pertama pengunjung kategori mobil jatuh kepada Toyota DX SE dengan 253 kupon. Posisi kedua diraih Accord Maestro Hijau dengan 113 kupon. Sedang, Daihatsu Pikap Hijau berhasil menjadi terpilih ketiga dengan mengemas 91 kupon. Dua mobil lain berhak menjadi harapan I dan II. Yakni, VW Golf dengan 87 kupon dan Timor Hitam dengan 53 kupon.

Kategori sepeda motor, pilihan pertama pengunjung jatuh kepada Ladies Sava dengan 183 kupon. Posisi kedua diraih Honda Monkey dengan 104 kupon. Sedang, CB Roni meriah posisi ketiga dengan mengemas 65 kupon. Harapan I kategori motor diraih Vespa Classic dengan 25 kupon. Sedang, harapan II diraih Choper Tiger Orange dengan 19 kupon.

Mereka berhak mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta untuk kategori mobil. Sedang, kategori motor mendapat uang pembinaan mulai Rp 250 ribu hingga Rp 1,25 juta.

Pemenang custom contest kali ini memang berdasar pilihan pengunjung. Caranya dengan memasukkan kupon pilihan pada box masing-masing kendaraan. Kupon didapat dari pembelian beragam barang dari stan yang tersedia. Pengunjung mendapat satu kupon setiap pembelian senilai Rp 10 ribu dan berlaku kelipatannya.

Kepala Diskominfo Kota Madiun Subakri menyebut gelaran Madiun Motor Fest bakal semakin ditingkatkan. Sebab, gelaran terbukti tidak hanya memberikan hiburan. Namun, juga ajang penghobi otomotif mengasah kemampuan. Apalagi, kegiatan juga memberikan multi plier effect. Itu dapat dilihat dari keterlibatan stan jual beli yang tersaji di dalamnya.

“Selama itu memberikan manfaat baik kepada masyarakat, kenapa tidak,” jelasnya.

Subakri mengajak untuk selalu mematuhi aturan cukai. Cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Sebagian dana cukai dikembalikan kepada masyarakat. Salah satunya, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Dana ini dapat diperuntukkan beragam. Mulai peningkatan sarana kesehatan, infrastruktur, hingga pelatihan dan event seperti gelaran Madiun Motor Fest 2018 ini.

“Dengan taat aturan cukai bukan hanya berkontribusi pada negara. Tetapi juga kepada masyarakat,” pungkasnya. (ws hendro/dhevit/agi/diskominfo)