MADIUN – Budaya kinerja bukan hal baru di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Konteks ini sudah tertanam di aturan-aturan. Baik dari Kemenpan RB maupun keputusan gubernur. Meski demikian, tetap perlu dilakukan pembinaan untuk semakin meningkatkan semangat kerja ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Madiun.
 
Selasa (15/5), Bagian Organisasi Pemkot Madiun menggelar Pembinaan Kelompok Budaya Kinerja di Lingkungan Pemkot Madiun tahun 2018. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Diklat Pemkot Madiun. Untuk hasil yang lebih maksimal, mereka juga mengundang dua narasumber yang ahli di bidangnya.
 
Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menuturkan, pemerintah khususnya eksekutif merupakan pelayan masyarakat. ‘’Karena itu, kami harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ tuturnya saat ditemui setelah acara.
 
Untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik, maka diperlukan standardisasi budaya kinerja. Variabel dan indikatornya harus jelas. Sehingga, produk-produk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa berfungsi maksimal.
 
Apalagi, di era milenial seperti saat ini. Inovasi untuk efisiensi dan percepatan pelayanan perlu dilakukan. Seperti instruksi Presiden Joko Widodo. Jika selama ini OPD bisa melayani dalam hitungan bulan, harus dipercepat dalam hitungan minggu. Kemudian, semakin cepat lagi menjadi hitungan hari. ‘’Kalau sudah bisa hitungan hari, ditingkatkan lagi jadi hitungan jam,’’ tegasnya.
 
Sementara itu, Praktisi Pemerintahan Adolf Willem Talakua menuturkan bahwa ada indikator agar organisasi perangkat daerah (OPD) bisa lebih efisien, efektif, dan produktif. Salah satunya pelatihan untuk membangkitkan mindset dalam dirinya agar berinovasi. ‘’Dengan inovasi itu bisa mempercepat pelayanan publik, kepuasan masyarakat menjadi nilai tambah,’’ terangnya.
 
Budaya kinerja, menurut pria yang akrab disapa Willy itu, dapat dibentuk melalui kelompok-kelompok kecil dalam setiap OPD. Misalnya, 3-5 orang. Mereka ini yang akan dididik untuk terus berinovasi. ‘’Semua unit kerja harus ada KBK (Kelompok Budaya Kinerja,red)-nya,’’ imbuh Willy.
 
Perbaikan dilakukan untuk terus berkesinambungan. Menurut Willy, ada penghargaan bagi instansi yang mampu meningkatkan pelayanan publik. Baik penghargaan dari pemprov maupun nasional. (lucky, binar, irs/diskominfo)
 
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun