MADIUN – Pilkada sudah dekat. Perhelatan pesta demokrasi lima tahunan itu bakal dilaksanakan pada 27 Juni mendatang. Di Kota Madiun terdapat tiga pasangan calon yang bertarung demi kursi walikota dan wakil walikota.
 
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Madiun getol mensosialisasikan Pilkada yang bersih, jujur, adil, aman dan tertib. Kampanye anti money politic (politik uang), tolak politisasi SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) dan tolak kampanye hitam terus digaungkan. Salah satunya, melalui gelaran Tenda Bawaslu, Minggu (13/5/2018).
 
‘’Mari ciptakan Pilkada yang bersih. Ajak semua warga untuk tolak politik uang, politisasi SARA dan kampanye hitam,’’ kata Ketua Panwaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko di sela-sela kegiatan Tenda Bawaslu di arena Car Free Day.
 
Pemimpin yang menang curang dengan memakai politik uang, pasti bakal mencari ganti modal yang telah dikeluarkan. Ini tentu dapat menghambat pembangunan di Kota Madiun. 
 
‘’Kalau Pilkada mahal, banyak duit yang dikeluarkan, besar kemungkinan bakal mencari pengganti setelah jadi. Makanya, mari tolak politik uang,’’ ungkapnya.
 
Terlebih politik SARA untuk menjatuhkan pasangan lain. Masyarakat juga yang bakal terkena dampaknya. Mulai kondisi yang tak kondusif hingga berpengaruh dalam hal ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. 
 
‘’Satu kata, tolak politik uang, SARA, dan kampanye hitam. Pilkada Kota Madiun harus aman, lancar dan kondusif,’’ tegasnya.
 
Kokok HP –sapaannya- berharap masyarakat yang memiliki hak suara untuk datang ke TPS masing-masing pada saat pencoblosan. Tingkat kedatangan masyarakat juga menjadi salah satu indikator Pilkada yang sukses. Kokok mengingatkan untuk membawa formulir C6, E-KTP atau surat keterangan (suket) dari Dispenduk Capil Kota Madiun bagi yang belum cetak E-KTP.
 
Pihaknya juga memberikan penghargaan bagi masyarakat yang menolak keras money politic. Kokok berharap masyarakat Kota Madiun mengikuti aksi dari para tokoh masyarakat tersebut. Masyarakat diharap aktif melapor. 
 
‘’Ketika ada indikasi dari tim pemenangan pasangan calon memberikan barang maupun uang, laporkan kepada kami secepatnya,’’ (luki,adit,yolanda/kominfo)
 
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun