Di era globalisasi saat ini, ijazah pendidikan formal saja tidak cukup. Dibutuhkan sertifikasi keahlian untuk menunjang keterampilan yang dimiliki seseorang. Sehingga, kemampuannya benar-benar dapat dibuktikan secara valid.

Untuk menjawab tantangan zaman, Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) menyediakan sertifikasi bagi para tarunanya. Sertifikasi diturunkan langsung oleh direktorat jenderal perkeretaapian (DJKA). ‘’Sertifikasi sebagai pendamping ijazah,’’ tutur Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Rachmat Sadili.

Bidang keahlian yang disertifikasi disesuaikan dengan jurusan yang ada di API. Yakni, Teknik Bangunan dan Jalur Perkeretaapian (TBJP), Teknik Elektro Perkeretaapian (TEP), Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP), dan Teknik Mekanika Perkeretaapian (TMP). Proses pengajuan sertifikasi difasilitasi oleh kampus. Agar lebih matang, para calon peserta sertifikasi mendapatkan pembekalan dan pelatihan tambahan. Sedangkan, pihak penguji sertifikasi didatangkan langsung dari DJKA.

Rachmat menuturkan, kondisi itu menyebabkan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang berkompetensi teknis lebih banyak. Antara lain, yang ahli di bidang pembangunan, operasional, perawatan, hingga pengembangan. Hal ini sesuai dengan pembelajaran yang dilakukan di sekolah vokasional seperti API. ‘’Bukan hanya perencanaan dan administrasi,’’ ujarnya.

Khususnya di bidang perkeretaapian, kebutuhan saat ini semakin berkembang. Apalagi dengan banyaknya operator kereta api yang baru. Misalnya, seperti Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta dan Light Rail Transit (LRT) di Palembang. Belum lagi Kereta Cepat Indonesia (KCI) dan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). ‘’Karenanya, lulusan harus dipersiapkan dengan baik,’’ imbuhnya.

Rachmat berharap, API semakin berkontribusi besar dalam kemajuan bangsa dan negara. Salah satunya dengan melahirkan lulusan yang benar-benar ahli di bidangnya. Sehingga, mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik. (Dhevit, irs/madiuntoday)