MADIUN – Arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa. Ini penting bahan evaluasi maupun bukti jika dibutuhkan ke depan. Tak heran, pengelolaan arsip penting bagi setiap organisasi. Baik perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, hingga perseorangan.

Begitu juga bagi pemerintahan. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto berharap adanya arsip setiap kegiatan pemerintahan. Bukan hanya sebagai pembelajaran. Namun, bisa digunakan mengingatkan kembali akan sejarah yang sudah terlewati. Apalagi, Kota Madiun menjelang hari jadi ke seratusnya tahun ini.

‘’Arsip ini pastinya dibutuhkan agar dapat dilihat generasi penerus. Mulai mengenai aspek ekonomi, politik, sosial, budaya dari tahun-ketahun atau secara estafet kepemimpinan Kota Madiun,’’ ungkapnya saat membuka kegiatan Sosialisasi Pendampingan Kearsipan, Kamis (12/4/2018).

Kota Madiun pernah menjadi pusat pemerintahan satu karesidenan. Menjadi pusat pendidikan, perdagangan, dan industri. Penyelenggaraan kearsipan harus terlaksana dengan baik. Ini penying untuk memberikan gambaran pada generasi penerus. ‘’Arsip adalah kejujuran. Kalau arsip itu benar, harus ditempatkan pada tempat yang benar. Karena arsip adalah bagian dari sejarah,’’ tegasnya.

Walikota menyebut pernah melakukan sidak dibeberapa OPD beberapa bulan yang lalu. Bahkan, hingga instansi sekolah, kelurahan, dan kecamatan. Sidak tidak hanya meninjau kinerja pejabatnya. Namun, juga melihat pengelolaan arsipnya. Harapannya, penyelenggaraan arsip di lingkungan Pemkot Madiun terlaksana baik. ‘’Saya tegaskan pentingnya kearsipan dan pendampingan agar nantinya temuan saya saat sidak tidak terulang kembali,’’ pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Burhanudin Dwi Rohmatun yang menjadi narasumber kegiatan tersebut. Kota Madiun, kata dia, memiliki sejarah panjang. Selain itu, memiliki kontribusi penting bagi terciptanya NKRI. ‘’Kota Madiun sudah hampir berusia seratus tahun. Artinya, memiliki sejarah panjang yang penting bagi Negara Indonesia,’’ ungkapnya.

Kearispan tidak hanya memiliki nilai administratif. Tapi juga terkait dengan hukum, hak perdataan dan lainnya. Arsip juga terkait dengan hak kekayaan intelektual. Ini penting agar karya anak Madiun tidak diklaim daerah lain. Tak heran, perlu adanya dukungan dan keseriusan dari semua pihak. (adit,luki,iko/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun