MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Madiun resmi berganti pucuk pimpinan, Kamis (29/3/2018). Kepala Lapas Wahid Husen resmi digantikan Suharman. Tugas besar Kalapas anyar tersebut menanti ke depan. Salah satunya, tentu dapat memberikan pembinaan bagi penghuni agar dapat diterima dan kembali berdaya di masyarakat.

Wakil Walikota Madiun Armaya mengatakan abdi negara dan abdi masyarakat sama-sama mengemban tugas besar sekaligus mulia. Selalu dituntut dapat mengembangkan dan melaksanakan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada negara maupun masyarakat.

Terkhusus abdi masyarakat di Lapas, tugas semakin besar. Petugas tidak hanya dituntut mampu memberikan ketenangan dan ketentraman bagi warga binaan. Namun, juga dapat memberikan pembinaan agar berdaya dan dapat diterima kembali dalam masyarakat.

‘’Menjadi Kepala Lapas itu tidak mudah. Saya ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya atas pelayanan dan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara utamanya di Lapas kelas 1 Madiun,’’ paparnya sembari menyebu selamat bertugas bagi Kalapas baru saat pisah sambut di aula Lapas Jalan Yos Sudarso, Kamis pagi.

Kepala Lapas Suharman menyebut bakal terus melanjutkan dan mengembangkan program kerja yang sudah berjalan. Suharman mengaku tertantang dengan tugas baru di Lapas Klas I Kota Madiun. Dia berharap kerja sama terus dapat ditingkatkan.

‘’Sehebat-hebatnya pimpinan tanpa dukungan pihak terkait tentunya akan kesulitan dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Jempol saya ini hebat tetapi tanpa kelingking dan jari lainnya tidak akan bisa mengangkat kertas,’’ canda Suharman menganalogikan.

Sementara itu Wahid Husen yang mendapat jabatan baru sebagai Kepala Lapas Suka Miskin Bandung mengaku terkesan selama bertugas di Kota Madiun. Baik dengan kota maupun masyarakat dan intansi pemerintahannya. Sebab, sinergitas terjalin baik. Saling bahu membahu dan bekerja sama.

‘’Masyarakat Kota Madiun salah satu masyarakat paling ramah yang saya jumpai. Ini memberikan kesan tersendiri tentunya, ungkapnya sembari mengucapkan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekurangan selama bertugas

Kepala Divisi Kementrian Hukum dan HAM Kanwil Jawa Timur Krismono berharap pejabat Lapas Klas I yang baru untuk melanjutkan karya karya pejabat sebelumnya.

‘’Tugas berat menanti. Apalagi, Lapas Madiun dipersiapkan untuk wilayah bebas korupsi. Namun, dengan pengalaman pejabat baru ini pastinya segera dapat beradaptasi dan dapat melaksanakan sejumlah pekerjaan yang belum sempat terselesaikan,’’ tegasnya sembaru menyebut optimis Lapas Kelas I Madiun bakal meraih zona bebas korupsi ke depan.

Dalam pisah sambut tersebut turut hadir pula ketua DPRD Istono, segenap Forkopimda, serta Kepala UPT wilayah Kanwil kemenhumkam se-Jawa Timur. (tia,dhevit,ayu/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun