MADIUN – Gelaran Lomba Cerdik Cermat Kominkasi (LCCK) Kota Madiun tahun ini diprediksi bakal seru. Penyelenggaraannya dipastikan berbeda. Sebab, peserta bukan sekedar berkompetisi ditingkat kota. Sebaliknya, peserta juga bersiap lomba serupa tingkat provinsi.

‘’27 Maret nanti sudah harus mengikuti workshop teknis persiapan LCCK tingkat provinsi. Artinya, harus sudah mengirimkan perwakilan kelompok informasi masyarakat KIM Kota Madiun sebagai peserta,’’ kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Madiun Iroh Sunirah saat pembinaan KIM Se-Kota Madiun di aula pertemuan Kecamatan Kartoharjo, Selasa (13/3).

Tak heran, lomba LCCK tingkat kota kali ini terasa istimewa. Peserta serasa berkompetisi ditingkat provinsi. Sebab, jadwal pelaksaan lomba tingkat kota dan provinsi kelewat mepet. Artinya, materi lomba tingkat kota kali ini wajib selevel provinsi.

‘’Pelaksanaan hanya berselang satu minggu. Hampir tidak mungkin mempersiapkan materi baru untuk dilombakan ke provinsi. Artinya, lomba di tingkat kota ini harus setingkat provinsi,’’ ungkapnya sembari menyebut LCCK tingkat kota dilaksanakan, Selasa (20/3) mendatang.

Pelaksaan lomba kian istimewa lantaran pemkot menaruh harapan besar kepada perwakilan KIM yang berangkat ke provinsi nanti. Sebab, KIM perwakilan Kota Madiun langganan juara. Kali terakhir berhasil mendapat juara dua. Iroh berharap capaian meningkat tahun ini.

‘’Prinsipnya, pembinaan terus kami lakukan. Seperti pertemuan hari ini. Paling tidak sama dengan KIM Kelurahan Winongo yang tahun lalu mendapat juara dua provinsi,’’ jelasnya

Seleksi dilakukan sebagai bentuk persiapan sekaligus pembinaan KIM. Mulai seleksi adminitrasi hingga presentasi. Keenam peserta terbaik dari seleksi administrasi berhak mendapatkan penghargaan dan hadiah. Selain itu, mereka berhak mengikuit seleksi lanjutan. Wajib menyuguhkan keunggulan KIM masing-masing.

‘’Juaranya berhak mewakili Kota Madiun untuk peserta Lomba KIM tingkat Provinsi Jawa Timur,’’ ungkapnya.

Iroh berharap Camat dan Lurah turut berperan aktif. Mendorong dan membina peserta untuk menampilkan yang terbaik saat lomba.

‘’Tanpa peran serta semua pihak, mustahil target dapat tercapai,’’ pungkasnya.

Selain mendapatkan pengarahan, peserta pembinaan juga langsung mengaplikasikan materi yang diperoleh dari nara sumber. Membuat blog serta pengelolaannya sebagai media informasi masyarakat. (nurdiono,adit /diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun