MADIUN – Walikota Madiun mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun yang bisa melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Madiun dengan baik. Hingga saat ini, KPU telah mampu melaksanakan tahapan sampai pada penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon pada Pilkada Kota Madiun.
 
“(Semua) Tahapan ini sesuai dengan harapan kita semua, apresiasi kepada KPU Kota Madiun,” tutur Walikota saat mengawali sambutannya sebelum Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Madiun 2018 di The Sun Hotal, Selasa (13/2/2018).
 
Menurut Walikota Sugeng Rismiyanto, tahapan- tahapan awal pilkada telah terlaksana, dari pendaftaran paslon, penetuan paslon, sampai pengundian nomor urut paslon telah dilaksanakan KPU Kota Madiun dengan lancar. Selain Walikota Madiun, hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Madiun Armaya dan Forkopimda Kota Madiun. 
 
Dari proses tahapan awal pilkada yang telah berjalan, tahapan selanjutnya masih ada kampanye masing-masing paslon sampai penetapan Walikota dan Wakil Walikota Madiun definitif. Di tahapan ini Walikota Madiun berharap dapat dilalui oleh masyarakat Kota Madiun dengan aman dan damai.
 
“Kita semua wajib mendukung terciptanya kondisi dalam Pilkada serentak tahun 2018,” tuturnya di awal sambutannya.
 
Meurutnya, proses tahapan pemilu telah dilakukan oleh KPU Madiun dengan lancar karena itu azas pemilu harus dijunjung tinggi untuk menciptakan Kota Madiun Karismatik. “Saya (Walikota Madiun) atas nama Pemkot Madiun dan masyarakat Kota Madiun berharap dapat melalui pesta demokrasi dapat terlasana dengan luber dan jurdil,”ungkapnya.
 
Walikota yakin perilaku warga masyarakat dalam berpolitik Kota Madiun sudah dewasa. Diprediksi,  masyarakat Kota Madiun antusias dalam pilkada serentak tahun ini. “Saya yakin, 80 persen masyarakat Kota Madiun datang dalam pencoblosan. Angka ini lebih dari target KPU Kota Madiun yang 72 persen,” katanya.
 
Di seluruh Indonesia, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan diselenggarakan di 171 daerah. Pilkada tersebut terdiri dari pilkada untuk memilih gubernur dan wakilnya, bupati dan wakilnya serta walikota dan wakilnya. Artinya pemilihan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Di Jawa Timur sendiri ada ada 18 pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Satu untuk pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur, dan 17 untuk pemilihan umum walikota-wakil walikota/bupati-wakil bupati. 
(nurdiono,adit/diskominfo)
 
#100thMadiun
#KotaKarismatikMadiun