MADIUN – Kesehatan merupakan skala prioritas pembangunan di Kota Madiun sesuai RPJMD tahun 2014-2019. Semua elemen dilibatkan untuk menciptakan Kota Madiun yang sehat. Hal ini juga harus ditunjang dengan perencanaan kegiatan bidang kesehatan yang matang.

Kalau untuk pembangunan secara umum terdapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di Dinas Kesehatan dan KB diselenggarakan kegiatan Lokakarya Perencanaan Pembangunan (Lokarenbang) Bidang Kesehatan sebagai upaya kesempurnaan rencanan kegiatan Dinas Kesehatan dan KB pada tahun 2019.

Acara ini Jumat (9/2/2018) dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota, Maidi. “Kesehatan di Kota Madiun semakin maju, dievaluasi lagi dengan mengadakan rakor 2018 untuk kesempurnaan kegiatan 2019,” tutur Sekda Maidi dihadapan 150 peserta Lokarenbang dari berbagai unsur di Aula Pertemuan Gedung Diklat Kota Madiun.

Rakor menjadi wahana untuk menampung aspirasi dan saran untuk pembangunan bidang kesehatan yang lebih terarah. Jika perlu, dari unsur masyarakat yang peduli dengan kesehatan dilibatkan untuk perencanaan kegiatan kesehatan di Kota Madiun.

“Teman-teman yang kritis untuk membawa suatu kemajuan pembangunan di Kota Madiun, seharusnya diundang, baik dari LSM maupun akademisi,” ungkap mantan pengajar ini.

Untuk pembiayaan pelaksanaan kegiatan bidang kesehatan, akan sepenuhnya didukung oleh Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan dan KB. “Terkait anggaran untuk kesehatan, semua anggaran pelaksanaan ada di Dinkes,” kata Sekda.

Karena kesehatan salah satu skala prioritas pembangunan Kota Madiun yang tertuang di dalam RPJMD. APBD akan mendukung penuh untuk membiayai kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan. Yang terpenting dengan rencanan kegiatan yang benar-benar matang.

“Kalau e-Plnaning sudah berjalan, e-budgetting akan mengikuti,” tutupnya. 
(nurdiono,adit/diskominfo)
#100thMadiun
#KotaKarismatikMadiun