Madiun – Mengawali tahun 2018, Kota Madiun memiliki satu lagi hotel berjaringan internasional yang diharapkan mampu menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun.

 
Hal ini diutarakan Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat meresmikan Fave Hotel di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Rabu (10/1/2018). Dalam sambutannya, Walikota Sugeng Rismiyanto mengatakan Kota Madiun sebagai bagian dari Provinsi Jawa Timur yang berorientasi pada kecukupan atas suatu usaha jasa. Hal ini dikarenakan kondisi di Kota Madiun tidak memiliki sumber daya alam (SDA) yang menjanjikan.
 
“Tentu saja kami bersyukur karena hari ini bertambah satu dana lagi untuk operasional,” ungkapnya mengapresiasi kehadiran salah satu brand dari Archipelago International.
 
Sebagai sebuah kota yang PADnya (Pendapatan Asli Daerah) bergantung pada dua titik yakni perdagangan dan jasa, terangnya ditemui setelah acara, keberadaan Fave Hotel ini secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak bagus pada Pemerintah Kota Madiun.
 
“Karena dengan ada hunian pasti ada pajak sehingga PAD pasti naik,” kata Walikota Sugeng Rismiyanto.
 
Lebih lanjut dengan adanya Fave Hotel yang berarti lebih menunjang ketersediaan penginapan (hunian), diharapkan investor-investor masuk ke Indonesia, termasuk Kota Madiun.
 
“Untuk tenaga-tenaga (kerja) yang diperlukan, diharapkan masyarakat Madiun lebih didahulukan. Sehingga bisa mengurangi pengangguran yang otomatis mengurangi kemiskinan,” tandasnya.
 
Sementara itu, Winston Hanes, Director of Operations at Archipelago International menyampaikan bahwa Fave Hotel Madiun menyediakan 60 kamar superior dengan konsep fun, fresh and friendly yang juga merupakan tagline hotel ini. Sebagai hotel budget yang didesain modern, Fave Hotel menawarkan kamar yang trendi, wifi yang berkecepatan tinggi, kamar mandi pribadi, perlengkapan kamar mandi, dan perlengkapan dalam kamar, serta pelayanan yang ramah.
 
Peresmian Fave Hotel ditandai secara simbolik dengan pelepasan balon warna merah muda oleh Walikota Madiun, yang disaksikan Forkopimda, Ketua DPRD Kota Madiun, Wakil Walikota Madiun, CEO PT Sukses Jaya Land selaku developernya dan Kepala OPD se Kota Madiun. (kmf)