Madiun – Pengerjaan proyek jalan tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,50 Km telah mencapai 98,5%.  Selain itu juga telah dilaksanakan pembebasan lahan sebesar 99,88%. Sebagai informasi jalan tol ini diproyeksikan akan rampung sepenuhnya pada akhir bulan ini (januari-red), sehingga dapat dioperasikan penuh pada awal bulan Februari.

 
Untuk mensosialisasikannya, khususnya kepada masyarakat luas maka diselenggarakan Festival Jalan Tol (FJT). Festival ini dimeriahkan dengan berbagai acara, Sabtu (6/1/2018).
 
4000 peserta turut meramaikan acara FJT di Gerbang Tol Madiun, dimana acara tersebut diantaranya loop cycling  sepanjang 40 Km, fun bike sepanjang 16 Km, lomba sundown run sepanjang 10 Km, dan fun walk sepanjang 5 Km.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyampaikan gerbang tol Madiun telah rampung pengerjaannya, sehingga diharapkan ikut mendongkrak perekonomian daerah sekitar yang dilewati tol. “Tidak akan mematikan perkonomian daerah, kita akan berikan solusi,” ungkapnya  saat ditemui setelah melepas 4000 peserta FJT. 
 
Salah satu tawaran Basuki untuk daerah yang dilalui tol dan sekitarnya yakni akan dibangun rest area sebagai wadah UKM daerah-daerah tersebut menjalankan usahanya. “Akan dibuat rest area yang besar untuk memasukkan UKM, seperti yang kita lakukan di tol Pemalang-Semarang,” tutur pria paruh baya ini. 
 
Tol sepanjang 49 km ini akan dikenakan biaya Rp. 1.300,-/Km-nya.  Jadi total biaya yang dikeluarkan untuk menempuh tol ini sekitar Rp. 63.700,-. 
 
Untuk diketahui Jawa Timur sebagai salah satu daerah yg memiliki jalan tol yang terpanjang. Dan setelah selesai pembangunannya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
 
Sementara itu Wakil Walikota, Armaya bersama Forkopimda Kota dan Kabupaten Madiun, juga hadir dalam Festival Jalan Tol (FJT) yang dilaksanakan di Gerbang Pintu Tol Madiun mendampingi Menteri PUPR. (Kmf)