Madiun – Kunjungan kerja Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto dilaksanakan selain untuk menyapa warganya juga sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan kinerja Pemerintah Kota Madiun. Kali ini, Senin (4/12/2017) giliran Kelurahan Taman berkesempatan mendapat kunjungan Walikota bersama dengan perangkat daerahnya. Anita Maharani, Lurah Taman menyampaikan bahwa kelurahan Taman dihuni oleh 13.216 jiwa dengan perbandingan penduduk laki – laki sejumlah 6.470 jiwa sedangkan untuk penduduk perempuan sejumlah 6.746 jiwa atau dengan kata lain Kelurahan Taman dihuni 4.406 KK (kepala keluarga).

“Dari data ini ada 372 KK yang terdaftar di Kemensos, dan yang menerima bantuan Rastrada sebanyak 80 orang, sedangkan 271 orang menerima BPNT PKH, serta 74 orang pengangguran,” terang Bu Lurah ini.

Sementara itu Sugeng Rismiyanto, saat menyampaikan sambutannya mengingatkan warganya bahwa pembangunan tahun 2017 yang merupakan APBD 2017 merupakan produk musrenbang tahun 2016 lalu. Jika bapak ibu mengusulkan sekarang, tambahnya, maka dapat dilaksanakan tahun 2019 nanti karena untuk tahun 2018 sudah direncanakan atau diusulkan awal tahun kemarin (Januari 2017). Bicara masalah pengangguran, Walikota menanyakan apa saja yang sudah diusulkan dalam musrenbang agar pengangguran yang ada dapat diberdayakan.

“Kumpulkan 74 orang ini, diajak ngomong, karepmu opo (maunya apa) , butuhmu opo (butuhnya apa) dicukupi, yang mau ngelas dilatih ngelas, yang mau komputer dilatih komputer, intinya penyelesaian masalah dari akar masalahnya,” saran orang nomer satu Kota Pecel ini.

Dari data Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun sejumlah warga Kelurahan Taman juga telah mendapat pelatihan – pelatihan wirausahanya diantaranya dua orang pelatihan usaha pangan, tiga orang potong rambut, dua orang jahit dan satu orang mengikuti pelatihan rias pengantin. Selain pengangguran, tak lupa Walikota juga mengupas UKM (usaha kecil menengah) yang ada di Kelurahan Taman. Dari penuturan Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Usaha Mikro Dan Koperasi, Harum Sukmawati menyampaikan saat ini baru 79 UKM di Kelurahan Taman yang baru memiliki ijin.

“Jadi Bapak Ibu jika ada usaha kecil maupun mikro yang belum memiliki ijin silahkan melalui Dinas kami untuk mendaftarkan usahanya, tidak dipungut biaya alias gratis, cukup membawa KTP, NPWP, maupun akte perusahaan bagi yang memiliki,” Ajak Harum kepada Warga Kelurahan Taman. (Pak Nur/Lelly/Rindu)