Madiun – Predikat Kota Layak Anak yang disandang Kota Madiun terus dikembangkan dengan melalui berbagai kegiatan dimana salah satunya melalui Gowes Ria yang Minggu pagi ini (3/12/2017) digelar oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Kota Madiun. Gowes yang diikuti puluhan pelajar tingkat SLTP Kota Madiun, gerenasi muda yang tergabung dalam forum anak, serta pimpinan OPD Se Kota Madiun ini menempuh rute dari Stadion Wilis – Jl. Setia Budi – Jl. Ki Ageng Selo – Jl. Imam Bonjol – Jl. Rimba Karya – Jl. Bali dan Finish di Stadion Madiun.

Gowes yang juga memperebutkan hadiah sepeda gunung ini langsung diberangkatkan oleh Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto didampingi Wakil Walikota Madiun, Armaya dan Sekretaris Kota Madiun, Maidi. Tak lupa Forum Anak Kota Madiun juga membagikan selebaran yang berisi tentang Perlindungan Hak – Hak Anak pada peserta Gowes Ria ini. Ditemui setelah Acara Wakil Walikota Madiun menyampaikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. “Ini harus diteruskan karena anak – anak itu masa depan bangsa, harus bina, kita arahkan ke yang benar dan positif untuk menghindari hal – hal yang negatif karena mereka sangat rentan terhadap godaan,” ujarnya.

Kegiatan ini, tambahnya, merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya di Mojosemi, selain itu akan ditindaklanjuti pada kegiatan car free day. “InsyaAllah saya akan datang dan mengawal kegiatan mereka yang sifatnya positif,” dukung Armaya. Sementara itu terkait bencana yang terjadi di Kabupaten Pacitan, Pemkot Madiun tidak tinggal diam, setelah sebelumnya BPBD Kota Madiun terjun langsung ke daerah bencana untuk mengirimkan bantuan berupa barang dan tenaga, hari ini melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan diberangkatkan 11 kendaraan yang berisi bantuan dan tenaga medis ke Kabupaten Pacitan.

Heri Suwartono, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan mengatakan 11 kendaraan tersebut terdiri dari tim dapur umum, bantuan logistik, bantuan dari Pemerintah Kota Madiun dan masyarakat yang berupa makanan (mie instan, air mineral, susu bayi, minyak goreng dan biskuit), non makanan (pampers, selimut, minyak telon, baju bayi, detergent, sarung, peralatan sholat, peralatan hyginis kit, dan peralatan kebersihan), bantuan uang sebesar Rp. 21.837.300. Pemberangkatan dilepas langsung oleh Walikota Madiun, selain itu Ketua DPRD Kota Madiun, Istono juga ikut dalam tim bantuan tersebut.