MADIUN – Upaya pembinaan dan pelatihan kader terus dilakukan Tim Penggerak PKK Kota Madiun. Tujuannya, mendorong peran para kadernya di tingkat kecamatan, kelurahan, RW, hingga RT untuk membantu proses pembangunan daerah. Khususnya, pembangunan di wilayah masing-masing. Paling tidak memaksimalkan potensi dan kondisi wilayah setempat. ‘’Kami ingin mengajak semua kader belajar bersama, bagaimana memanfaatkan potensi yang ada. Tidak perlu yang besar-besar. Bisa dimulai dari pemanfaatan halaman rumah masing-masing,’’ kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun Sri Ismah Sugeng Rismiyanto saat Temu Kerja Ketua Kelompok PKK RW/RT dan Dasa Wisma di gedung olaharga Kota Madiun, Kamis (30/11).

 

Beliau mengajak kadernya agar lebih kreatif mengolah dan memanfaatkan halaman. Apalagi PKK sudah memprogram melalui Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman alias (Hatinya). Minimnya lahan bukan kendala. Kader PKK wajib kreatif memanfaatkan. Mulai menanaman dalam pot maupun secara hidroponik. Pelatihan disediakan bagi yang membutuhkan. Ini penting lantaran salah satu program prioritas. Selain itu, pola asuh anak dengan cinta dan kasih sayang, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan berperilaku hidup sehat juga menjadi program prioritas. ‘’Berperan aktif tidak perlu dengan kegiatan yang muluk-muluk. Cukup dengan hal kecil. Mulai mengasuh anak, memperdayakan perekonomian atau menciptakan suasana keluarga nyaman merupakan peran aktif anggota PKK dalam pembangunan daerah,’’ terang beliu.

Beliau juga mengedepankan pola hidup sehat. Apalagi, tengah memasuki musim penghujan. Berbagai penyakit mudah merebak. Mulai diare hingga deman berdarah. Kader PKK, kata beliau, harus dapat menjadi panutan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Khusus pencegahan demam berdarah beliau mengajak penerapan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan langkah mengubur, menguras, dan menutup (3M) tempat penampungan air. Selain itu, kader PKK harus cek kesehatan rutin dan mengelola stress. Harapannya, masyarakat disekitar mengikuti. ‘’Kader PKK harus menjadi contoh. Menjadi panutan bagi yang lain. Makanya harus melakukan terlebih dahulu,’’ pesan beliau.

PKK, lanjutnya, harus selalu bermitra dengan semua pihak. Termasuk lintas sektor yang ada di wilayah masing-masing. Hal itu untuk mendukung pembangunan melalui perempaun yang merupakan gerakan nasional dalam pembanguan masyarakat yang tumbuh dari bawah. Di mana dalam pengelolaannya memiliki prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. ‘’Kegiatan ini telah dilakukan secara nyata mulai dari kelompok dasa wisma, RT, RW, Dusun maupun lingkungan,’’ tambahnya sembari menyebut perwakilan PKK Kota Madiun kerap meraih juara di tingkat provinsi dan sering menjadi jujukan studi banding daerah lain.

Pembinaan juga menyentuh soal administrasi. Beliau menegaskan administrasi merupakan salah satu hal yang penting. Menjadi tonggak organisasi. Bahkan, administrasi sudah diseragamkan kini. Contoh buku pengadministrasian yang baru sudah dibagi untuk ditiru. Beliau berharap anggota PKK di masing-masing wilayah segera melangkah. Artinya, pelatihan tidak hanya ceremonial. Program yang telah disusun wajib dijalankan. Wakil Walikota Madiun Armaya mendukung sepenuhnya kegiatan PKK. Apalagi, PKK menjadi garda terdepan pembangunan daerah. Sebab, bersentuhan langsung dengan masyarakat tingkat bawah. Kegiatan, lanjutnya, wajib didukung. Tak heran, beliau langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung. Utamanya, jika program yang dijalankan beririsan. ‘’PKK memiliki peran besar dalam pembangunan. Memiliki keanggotaan hingga tingkatan paling rendah. Kegiatannya harus didukung,’’ ujar beliau. (agi/diskominfo)