MADIUN – Kamis (30/11/2017), Wakil Walikota Madiun Armaya membuka Musyawarah Cabang III Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Cabang Madiun di lantai 2 The Cemiland. Muscab tersebut dilaksanakan karena mas kepengurusan periode kali ini telah mencapai akhir jabatan. Dalam kesempatan tersebut, Wawali Armaya berpesan agar HDCI Cabang Madiun bisa terus eksis namun tetap bisa memberikan manfaat bagi Kota Madiun dan seluruh warganya. “Organisasi habis masa jabatan itu biasa. Harapan kami dari Pemkot Madiun, semoga Muscab berjalan lancar. Tidak ada kegaduhan, tidak ada keretakan,” ujar Wawali Armaya. Wawali juga mengucapkan terima kasih kepada HDCI Madiun yang tahun lalu berpartisipasi dalam peringatan HUT Kota Madiun dan sempat jadi trending topic di medsos se-Indonesia. “Kami juga berharap HDCI Madiun bisa memberikan kegiatan yang membanggakan bagi kota Madiun. Dan saya yakin ‘brotherhood’ antaranggota HDCI bisa memebrikan manfaat bagi kita semua,” ungkap Wawali. Ketua HDCI Jawa Timur Rudhy Wicaksono yang hadir dalam kegiatan ini menyatakan, muscab merupakan forum tertinggi dalam menentukan nasib dan kepengurusan organisasi ini. Dan salah satu hal yang dipesankan untuk para biker adalah soal stigma atau pandangan masyarakat yang miring soal pemilik motor besar.

“Hilangkan stigma sebagai kelompok ekslusif, hanya orang-orang yang suak naik motor gedhe. Maka saya ingin para pengurus yang baru, yang akan dilantik di Mukernas di Jakarta, harus bisa membuat kegiatan positif, kegiatan kemanusiaan, baksos dan sejenisnya,” tuturnya.

Ia juga ingin HDCI menjadi organisasi yang terdepan dalam menegakkan aturan berlalu lintas, menerapkan dan memberikan teladan soal safety riding dan kegiatannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Madiun. “Tidak perlu program muluk-muluk, tapi mengandung tenggung jawab sosial. Pengurus HDCI harus siap berkorban waktu, moril maupun materiil,” pungkas Rudhy.
(dey/diskominfo)