Madiun – Pembangunan di Kota Madiun khususnya untuk kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Madiun harus melalui LPMK dan Lurah, dari hasil musrenbang di tingkat RT/RW. Namun masih banyak masyarakat belum mengetahui proses perencanaan pembangunan. Tidak pembangunan fisik saja, namun juga membangun manusianya. Dalam Kunjungan Kerjanya Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto yang hari ini Kamis, (23/11) berdiskusi dengan Ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Perangkat Kelurahan Manguharjo. Untuk wilayah yang dikunjungi Walikota Madiun, kesempatan masyarakat Kelurahan Manguharjo bertatapan langsung dengan Walikota.

Dalam arahannya, Sugeng ingin masyarakat Kota Madiun khususnya Kelurahan Manguharjo, dapat mengembangkan apa yang dimilikinya sampai mampu mencukupi kebutuhan keluarganya. “Jangan menunggu uluran tangan dari orang lain ataupun pemerintah. Lebih baik membangun manusianya terlebih dahulu, agar dapat bersaing di era sekarang ini.”tekan mantan dosen ini. Di Kelurahan Manguharjo sudah banyak sekali usaha mirkro yang berjalan. Terdapat 1160 usaha mikro usaha kecil di Kelurahan Manguharjo dengan modal usaha 50 juta sampai dengan 500 juta. Ini harus dapat pendampingan dari kelurahan dan Pemkot Madiun kalau ekonomi di tingkat kelurahan dapat berkembang. “Di Kelurahan sini (Kelurahan Manguharjo) punya(banyak) usaha mikro kalau tidak tahu bagaimana mau mengembangkan perekonomiannya?”tanya Sugeng dihadapan perangkat Kelurahan Manguharjo.

Kalau ingin mengembangkan usaha mikronya, Sugeng menghimbau masyarakat dapat mencari modal dengan meminjam di Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Kota Madiun atau juga dikenal dengan Bank Pasar. “Kalau mau mengembangkan usahanya dengan menambah modal, Pemkot Madiun sudah menggelontorkan 12 Milyar di bank Pasar”tandasnya. Untuk membangun sosial dan manusianya, kelurahan Manguharjo memiliki 9 item program kegiatan dengan nilai total 536 juta yang diataranya Bantuan Lansia, Keluarga Tidak Mampu dan Fakir Miskin, Balita, Pelatihan-Pelatiahan, Bantuan Kesenian dan Budaya, Peningkatan Kesejahteraan RT, RW dan Ketua LPMK. (Kmf)