MADIUN-Pemindaian telapak tangan untuk membuka komputer sentral KPU Kota Madiun oleh Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto, Ketua KPU Kota Madiun Sasongko, Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito dan Ketua DPRD Kota Madiun Istono menandai dimulainya tahapan Pilkada di Kota Madiun.

Tepat pukul 08.00 WIB, Minggu (12/11/2017), keempatnya resmi mengawali tahapan pemilihan umum wali kota dsn wakil wali kota Madiun yang hari pencoblosannya jatuh pada Rabu, 27 Juni 2018 mendatang. Peluncuran tahapan Pilkada yang juga akrab pilwakot pada Minggu pagi tersebut dilaksanakan kegiatan ‘Mlaku Bareng Kang Osi, Omah Demokrasi’ yang dilaksanakan di halaman Stadion Wilis dengan rute jalan santai mengitari jalan-jalan protokol seputar stadion.

Sesaat sebelum peluncuran, Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto yang turut berjalan santai mengajak beberapa anak muda untuk naik ke atas panggung. Beliau memilih tidak melakukan sambutan namun berinteratif dengan para peserta yang merupakan pemilih pemula tersebut.

Kepada para pemilih pemula tersebut, Wali Kota sempat menanyakan beberapa hal terkait pelaksanaan Pilkada Kota Madiun. Mulai dari hari pelaksanaan, kriteria calon wali kota yang diinginkan, pilkada serentak dan wawasan kepemiluan lainnya.

Usai acara, Wali Kota Sugeng Rismiyanto menyatakan agar seluruh warga Kota Madiun, terutama para pemilih pemula, untuk turut serta mensukseskan Pilkada Kota Madiun. Caranya dengan tidak lupa untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan.

“Dan menurut saya, para pemilih pemula ini perlu informasi yang jelas (soal tahapan dan para pasangan calon) sehingga bisa memilih pemimpin masa depan yang sesuai keinginannya,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota berharap, dengan telah dimulainya tahapan Pilkada Kota Madiun, maka seluruh pihak terkait bisa bekerja sama untuk berpartipasi mensukseskan pilkada. Pesta demokrasi ini, lanjutnya, bukan hanya hajatan milik KPU Kota Madiun dan Pemkot Madiun.

“Ini kegiatan yang kita laksanakan lima tahun sekali. Pemimpin yang akan membawa kota ini semakin baik, makin sejahtera, ya ditentukan pada pilkada ini. Dan jangan golput, itu sikap yang tidak bagus,” ungkapnya.