Select Page

Madiun – Dalam penyelenggaraan pembangunan suatu daerah, data statistik memegang peranan penting. Pasalnya proses perencanaan pembangunan memerlukan data dan statistik yang baik. Oleh karenanya ketersediaan data statistik yang andal merupakan salah satu kunci keberhasilan perencanaan. Jika berbicara masalah statistik, Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto bahkan mengkategorikan ilmu statistik ada 3 dimensi yakni berhubungan dengan sistim, data yang berupa angka dan ilmu tentang pengkajian atau pengelolaan data.

Sedangkan Jenis statistic berdasarkan tujuan pemanfaatannya, Lanjut Mantan Dosen ini, terdiri dari statistic dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus. Dimana statistik dasar diselenggarakan oleh BPS, sedangkan statistic sektoral diselenggarakan oleh instansi pemerintah dan statistik khusus diselenggarakan oleh masyarakat. “Tentunya kita semua berharap baik secara statistik maupun kenyataan yang terjadi bahwa Kota Madiun berkembang ke arah yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera,” harap Sugeng.

Dari data statistik pula kita juga dapat mengetahui tingkat kemiskinan suatu wilayah, ini diungkapkan oleh Kepala BPS Kota Madiun, Firman Bastian. “Tingkat Kemiskinan dapat dilihat dari Pemenuhan kebutuhan dasar sehingga BPS dapat menentukan garis kemiskinan tersebut,” terangnya.

Sementara itu Subakri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun dalam laporannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergitas Pemerintah Kota Madiun kepada masyarakat dan insan pers dalam upaya mewujudkan kota madiun yang lebih maju dan sejahtera. Dengan menghadirkan 150 peserta yang terdiri dari Kepala OPD, Lurah se Kota Madiun, LPMK dan Insan Pers diharapkan mampu mempublikasikan data statistik kepada masyarakat Kota Madiun khususnya. Tak lupa hadir Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi dalam sosialisasi dengan tema publikasi data statistik daerah Kota Madiun tahun 2017, Selasa (17/10) di Gedung Diklat Kota Madiun. (kmf)