Madiun – Bersih desa atau bersih kelurahan merupakan tradisi budaya jawa yang ditujukan sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat agar selalu diberikan kerahmatan untuk seluruh warga maupun lingkungan serta diberikan rasa aman, sejahteara dan terhindar dari mara bahaya dan bencana alam. Berdasarkan hal tersebut Kelurahan Nambangan Kidul menggelar bersih desa/ kelurahan. Warga tampak antusias mengikuti acara ini apalagi ditampilkan kirab 15 kesenian Reyog yang sengaja didatangkan untuk menghibur masyarakat, khususnya warga Nambangan Kidul. Lurah Nambangan Kidul, Sumarno mengatakan bahwa acara ini terselengara atas kerjasama dari berbagai pihak.

“Terima Kasih kepada Pemkot Madiun melalui Dinas Pariwisata dan seluruh warga atas terselenggaranya bersih kelurahan,” ungkapnya saat membuka acara.

Lanjutnya, selain sebagai bentuk rasa syukur, terselenggaranya kegiatan ini juga sebagai silaturohmi antar warga Nambangan Kidul bersama tokoh masyarakat, alim ulama dan perangkat Kelurahan Nambngan Kidul. Sementara itu Ketua Panitia, Heru Sutopo juga mengungkapkan kegiatan ini untuk melestarikan budaya dan mengenang jasa Mbah Jho Lelo sebagai orang yang pertama mendiami desa Nambangan Kidul dan sekarang menjadi Kelurahan Nambangan Kidul. Dia juga berharap agar masyarakat Nambangan Kidul sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Nambangan Kidul. (kmf)