Madiun- Genap sudah 72 Tahun usia Radio Republik Indonesia (RRI) dalam perjalanannya melayani bangsa dan negara ini melalui penyiaran siaran informasi, pendidikan, hiburan maupun sebagai kontrol sosial. Ditandai dengan penyulutan obor Tri Prasetya RI oleh Kepala LPPL RRI Madiun, Teguh Yuli Astuti, senin kemarin (11/09) di Gedung Wahana Wara tepat jam 11.00 WIB, RRI Madiun merayakan ulang tahunnya. Penyulutan obor ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke untuk memperingati hari lahirnya RRI mengawal NKRI.

Turut hadir Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, Rektor IKIP Madiun, Parji beserta segenap Forkopimda dan para purna karyawan RRI Kota Madiun. Teguh Yuli Astuti berharap hadirin yang hadir dalam acara ini dapat memotivasi agar kedepan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada publik sesuai peran dan prinsipnya. “RRI bertekat untuk menjadi lembaga penyiaran publik yang tidak memihak suatu partai politik, aliran kepercayaan atau keyakinan atau ideologi politik lainnya.

Kesetiaan RRI hanya kepada pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika. RRI telah berusaha menjadi sumber informasi tercepat, teraktual dan terpercaya,” tuturnya. Sementara itu sugeng rismiyanto mengatakan RRI ada di masa lalu, RRI ada di masa sekarang dan akan selalu jaya di masa mendatang, dan kesemuanya berakar pada nilai nilai pancasila, kebhinekaan dan nilai nilai NKRI. “RRI, Sekali di Udara tetap di Udara, ucapnya,” pungkasnya. (kmf)