Madiun – Kota Madiun sebagai kota berkembang, keberadaannya diminati invsestor dari dalam daerah maupun luar daerah. Selain itu dikarenakan infrastruktur Kota Madiun yang memadai dan disertai pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten sehingga banyak perusahaan dari berbagai bidang yang membuka lowongan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja diperusahaannya.
39 perusahaan mengikuti job market fair yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Dari 39 perusahaan yang mengikuti job fair, 18 perusahaan dari Surabaya, Sidoarjo, Sragen, Solo, Sukoharjo dan Jakarta. Dan 21 perusahaan dari Kota Madiun dan sekitarnya. Kegiatan Job Market Fair (Bursa Kerja) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun dilaksanakan selama 2 (dua) hari, Selasa-Rabu (25-26/7), bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Wilis Kota Madiun.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi yang berkesempatan membuka job fair menyampaikan terima kasih kepada semua pengusaha penyedia tenaga kerja yang pada hari ini melakukan rekrutmen tenaga kerja yang professional. Lanjutnya, Dia berharap Dinas Tenaga Kerja bekerjasama dengan Dinas Pendidikan menyiapkan anak-anak Kota Madiun agar mampu bersaing didunia kerja. Job Fair ini akan diadakan setiap tahunnya, dengan tujuan untuk mengurangi pengangguran di Kota Madiun sehingga visi misi Kota Madiun untuk lebih maju dan sejahtera bisa tercapai. Kota Madiun mempunyai berbagai sekolah yang mencetak SDM yang profesional didunia kerja. Lulusan dari SMA dan SMK, dan politeknik yang berada di Kota Madiun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan dan persaingan dengan daerah disekitaran Kota Madiun.

“Sehingga apabila ada lulusan disetiap tahunnya, pengangguran di Kota Madiun tidak akan bertambah tatkala langsung terserap oleh perusahaan”tuturnya saat meninjau langsung stan peserta Job Fair.

Selain itu Pemkot Madiun memfasilitasi penyerapan kerja tersebut sehinga pertumbuhan jumlah tenaga kerja sesuai dengan keinginan perusaahan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerjannya. Secara tidak langsung diharapkan tingkat pengangguran di Kota Madiun semakin berkurang dan semua bisa terserap. Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun, Suyoto menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mempertemukan masyarakat (pencari kerja) dengan perusahaan sehingga memudahkan masyarakat pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan.

“Adanya pengangguran diKota Madiun sekitar ±4500 orang dan lowongan kerja yang dibutuhkan perusahaan peserta job fair tahun ini sekitar 11.397 tenaga kerja dengan berbagai bidang pekerjaan, seharusnya pada kesempatan ini (Job Fair) semua bisa tertampung semua.” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun saat diwawancara setelah acara pembukaan Job Fair 2017 dilaksanakan.

Dalam Job Fair ini dibuka lowongan kerja dari berbagai jenjang pendidikan, dari SD, SMP, SMA dan Sarjana. Dan membuka berbagai bidang pekerjaan meliputi Garment, Finance, Perbengkelan, Pertanian, Manufaktur untuk memenuhi pencari kerja di Kota Madiun. Tamu undangan yang hadir diantaranya Staf Ahli, Asisten, Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Badan, Direktur BUMD se-Kota Madiun. Hadir juga Ibu Wakil Ketua I tim Penggerak PKK Kota Madiun Ibu Ismah Sugeng Rismiyanto, Wakil Ketua II Ibu Istono, dan Wakil Ketua III Ibu Yuni Maidi. (kmf)