Select Page

Madiun- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 Pemerintah Kota Madiun yang pelaksanaannya melalui Dinas Pendidikan Kota Madiun menampilkan tarian kelinci masal, paduan suara, drumb band, karawitan oleh siswa PAUD dan TK se Kota Madiun dan dilaksanakan di alun alun Kota Madiun Hari ini (25/07).

Restu, guru PAUD serta koordinator paduan suara mengatakan berbagai persiapan telah dilaksakan selama kurang lebih 2 bulan untuk melatih anak-anak yang akan tampil.Ditanya tingkat kesulitannya, Restu mengatakan Bahwa kesulitan terletak pada penekanan nada dan gerakan yang sesuai dengan lagu yang kita nyanyikan.

Acara ini dihadiri Oleh Maidi, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD sekota Madiun, Wakil ketua Tim penggerak PKK kota Madiun beserta pengurus, dan segenap jajaran Dewan pendidikan. Sementara itu, Heri Ilyus selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran kepada individu, keluarga, masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan kualitas tumbuh kembang anak serta memberikan hak anak untuk berkreasi, berprestasi sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

Acara yang mengusung tema “Perlindungan anak dimulai dari keluarga dengan pesan “saya anak Indonesia saya gembira”” ini menampilkan pertunjukan seni baik itu tarian painting paduan suara hingga karawitan dari 1558 anak dan masing masing mendapat bingkisan tempat minum karena turut berpartisipasi dalam peringatan HAN ini.

Ditemui di luar acara, Maidi menyampaikan bahwa Kota Madiun telah dianugerahi sebagai Kota Layak Anak (KLA). Artinya Anak dari TK mau ke SD sudah berkualitas karena Pemerintah Kota Madiun telah dan terus berkonsentrasi akan pendidikan anak. “Hak pemenuhan anak dalam sarana dan prasarana akan kita cukupi, gizi anak juga tercukupi. Anak itu jangan sampai menangis, tapi tertawa. Hal ini ditujukan untuk Meningkatkan Generasi Muda yang berkualitas, dan merupakan asset masa depan bangsa,” pungkasnya. (kmf)