Madiun – Halal Bihalal merupakan sebuah tradisi bagi masyarakat Indonesia setelah menjalankan ibadah puasa untuk saling memaafkan kepada sesama, tak terkecuali Pemerintah Kota Madiun yang juga mengadakan Halal Bihalal dengan eksekutif dan legislatif pagi ini, Senin (3/7) di Balaikota Madiun.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto, Sekretaris Derah Kota Madiun, Maidi, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, Forkopimda dan Kepala BUMD di Kota Madiun.

Sugeng Rismiyanto dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada segenap pegawai di Pemerintah Kota Madiun dan berharap pada Idul Fitri tahun ini bisa kembali kepada kesucian dengan saling memaafkan satu sama lain.

Dalam kesempatan ini, juga diperdengarkan tausyiah yang disampaikan oleh KH. Munir yang menjelaskan bahwa sebaiknya Agama Islam tidak dijadikan sebagai agama yang radikal dan sebaiknya kita sebagai umat manusia bisa saling menjaga kerukunan baik dengan masyarakat maupun dengan sesama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Setelah tausyiah selesai, acara dilanjutkan dengan saling berjabat tangan dan memberikan maaf baik dengan Wakil Walikota Madiun, Sekretaris Daerah Kota Madiun, dan seluruh karyawan maupun karyawati di lingkup Pemerintah Kota Madiun. (Kmf)