Madiun – Kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun diwujudkan salah satunya dengan Program Madiun Makmur dengan salah satu kegiatanya yakni BISAFARI (Bina Usaha Dhuafa Mandiri).

Program BISAFARI diadakan dengan memberikan bantuan kepada 34 warga di 3 (tiga) kecamatan di Kota Madiun berupa alat kerja dan tambahan modal usaha dengan rincian bantuan alat kerja dan modal usaha non gerobak sejumlah 34 unit dan bantuan alat kerja dan modal usaha gerobak sejumlah 112 unit yang akan ditasyarufkan atau disalurkan akhir tahun ini.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan bantuan alat kerja ini harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya dengan tidak menjual bantuan yang diberikan Baznas dan tambahan modal yang diberikan semoga dapat digunakan untuk menambah modal usaha.

“ Tambahan bantuan modal yang diberikan semoga dapat menambah modal usaha dan akan membawa barokah untuk masyarakat”,ujar Sugeng pada acara Pentasyarufan atau penyaluran Program BISAFARI Tahap I Non Gerobak, Rabu (1/3) di Ruang 13 Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Madiun.

Wakil Ketua II Baznas, Iskandar dalam tauziahnya mengatakan program BISAFARI merupakan program dari Madiun Makmur dimana di awal tahun 2017 ini disalurkan 34 bantuan. Dan rencana kedepannya bisa mencapai 112 dalam satu tahun ini. Sehingga total bantuan dari Baznas dalam kurun waktu tahun 2011 sampai tahun 2016 mencapai 676 bantuan.

“Dalam kesempatan ini juga dibagikan kaleng S3 yaitu sedekah sehari seribu setiap 3 bulan harus disetorkan kepada relawan Baznas disetiap kelurahan masing-masing”, ujar Iskandar diakhir tauziahnya.

Hadir pada acara ini Pimpinan Baznas Madiun, Eddie Sanyoto dan jajaran pimpinan pelaksana Baznas Kota Madiun. (kmf)