Select Page

Madiun – Setelah kegiatan Bhakti Sosial Kerja Bakti di 3 Kecamatan sabtu (1/4) kemarin, Rangkaian HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun ke 67, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) kota Madiun ke 55, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Madiun ke 98 tahun 2017, dilanjutkan dengan puncak acara yakni Upacara Peringatan HUT Satpol PP, hari ini, Senin (4/3), di Balaikota Madiun Jalan Pahlawan no. 37 kota Madiun.

Dalam upacara ini bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto, komandan upacara, Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP, Agus Wuryanto, perwira upacara, Kepala Satpol PP, Sunardi Nurcahyono, pengucap Panca Wira Satya Satpol PP, komandan regu, Hari Andri, Tri Satya Samapta Bhakti, Sumanto, Panca Dharma dari Pemadam Kebakaran, Robi Kristanto, pembaca doa, Ridwan dari Kementrian Agama Kota Madiun, dan Tim Korsik, Satsikmil Ajenrem 081 Madiun.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengucapkan selamat ulang tahun dan dirgahayu untuk Satpol PP ke 67, Satlinmas ke 55, dan Damkar ke 98.

“Saya ucapkan selamat atas dedikasinya di kota ini tanpa kurang satu apapun. Peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar kali ini mengambil tema peningkatan peran Satuan Polisi Pamong Praja, dan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam menjaga kemajemukan masyarakat di daerah dan dengan semangat ke Bhinekaan Pemadam Kebakaran hadir memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat”, ujar Sugeng.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan bahwa Satpol PP dan Satlinmas merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan dalam pelibatan kegiatan seperti deteksi dini, pengamanan, pertahanan dan bencana. Selain itu bertambahnya kewenangan Satpol PP kota Madiun dalam pelayanan pemadam kebakaran diharapkan Satpol PP mampu hadir memperikan pelayanan kepada masyarakat dalam kebakaran dengan motto “Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”.

“Saya menghimbau kepada segenap komponen pemerintahan bersama-sama menjalin kerjasama yang kondusif agar ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dapat memecah belah bangsa ini mampu teratasi dan mengubah pola pikir dari dilayani menjadi melayani”. Tambah Sugeng diakhir sambutannya.

Ditemui setelah upacara, Wakil Walikota menjelaskan HUT Satpol PP sekaligus penggabungan HUT dengan Satlinmas dan Damkar memiliki upaya untuk mempersatuakan satuan-satuan yang sebelumnya terpencar-pencar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tahun lalu, Linmas di Kesbangpol sedangkan Damkar ada di BPBD sedangkan saat ini menjadi satu dibawah Satpol PP. Ini merupakan upaya untuk mempersatukan, dan pergelaran upacara HUT Satpol PP ini merupakan perintah dari pemerintah pusat yang juga sudah dilaksanakan baik di pusat maupun provinsi”, tambah Sugeng.

Dalam wawancara tersebut, Sugeng juga menjelaskan terkait terkait personel yang belum tercukupi hingga saat ini dikarenakan kesibukan di kota Madiun terkait aturan baru yaitu penyatuan.

“Saya sudah perintahkan Kasatpol untuk mengevaluasi personil maupun sarana dan prasarana sehingga setiap bencana/permasalahan di masyarakat nanti bisa diatasi dengan kemampuan yang ada”, ujar Sugeng.

Lebih lanjut, Wawali juga mengharapkan dengan adanya penyatuan ini juga diikuti dengan persatuan dan kesatuan sehingga satuan lebih baik baitu itu Satpol PP, damkar maupun satlinmas serta juga melakukan koordinasi dengan TNI maupun POLRI.

Memeriahkan acara, dalam upacara ini juga ditampilkan atraksi seni bela diri, dan simulasi memadamkan kebakaran oleh Damkar(kmf)