Select Page

Madiun – Upaya menjaga kondusifitas di Kota Madiun dalam rangka kesiapan pemilukada serentak di tahun 2018 nanti diperlukan kesigapan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui perwujudan tupoksi (Tugas pokok dan Fungsi) satuan polisi pamong praja untuk membentuk figur anggota satuan linmas yang berkualitas, cerdas, terampil, tegas serta memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas.Melihat pentingnya hal tersebut, Pemkot Madiun melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Madiun melaksanakan Bimbingan Teknis Bagi Anggota Satlinmas se-Kota Madiun.

Sebanyak 1300 anggota Satlinmas se-Kota Madiun hadir pada Acara yang dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober di Gedung Pertemuan Kantor Kecamatan Kartoharjo untuk penyampaian materinya dan pada 19 – 21 Oktober untuk latihan fisik di halaman GOR Stadion Wilis Kota Madiun.

Sugeng Rismiyanto, Walikota Madiun menyampaikan bahwa Keamanan merupakan elemen yang tak terpisahkan sebagai pendorong pembangunan guna mewujudkan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Hubungan antara keamanan dengan pembangunan dan tingkat kesejahteraan dengan tingkat ekonomi masyarakat tidak bisa dipecahkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan lalau keamanan dan pembangunan bersinergi dengan baik, maka tingkat kesejahteraan pelaku usaha apapun akan ikut meningkat. Selain itu Walikota Madiun juga memaparkan mengenai optimalisasi Satlinmass dalam DeNi (Deteksi Dini) Dan CeNi (Cegah Dini) Terhadap Stabilitas Keamanan dimana diharapkan adanya peranan aktif satlimas berperan aktif di masyarakat.

“Dapat diwujudkan Dengan membantu kesulitan-kesulitan masyarakat seperti membantu penanggulangan bencana, penertiban keamanan dilingkungannya masing-masing,” papar Sugeng.

Sehubungan dengan pelaksanaan pilkada 2018 nanti, Sugeng mengharapkan sebagai petugas keamanan lingkungan mampu memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat dan apabila ada oknum yang menyebarkan berita maupun ujaran kebencian, dapat diingatkan. Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono.

Dukungan dari TNI dan Polri juga diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, dan itu bagian yang terpenting dalam menciptakan Kota Madiun yang kondusif. (Kmf)