Select Page

Madiun – Masyarakat Kota Madiun yang masuk kategori rumah tangga miskin dan belum masuk dalam daftar penerima manfaat BPNT diberikan beras sejahtera (Rastra) yang telah dianggarkan melalui APBD Kota Madiun. Sesuai dengan pagu alokasi sebanyak 2844 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima program subsidi pangan rastra daerah ditahun 2017 ini . Tentunya rastra yang diberikan kepada penerima manfaat adalah beras yang berkualitas bagus. “Kalau berasnya enak dan bagus, penerima tidak bingung memilih lauk atau sayurnya,” tutur Sekretaris Daerah Kota Madiun Maidi saat memimpin rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Beras Sejahtera Daerah pada Kamis,(28/9) yang bertempat di Ruang 13 Balai Kota Madiun.

Maidi dihadapan Kepala Dinas terkait, Camat dan Lurah se-Kota Madiun menegaskan dalam penyaringan untuk penerima manfaat memakai 14 kategori yang dipakai Badan Pusat Statistik (BPS). “Lurah harus selektif, pakai 9 dari 14 kategori, apabila tidak masuk kriteria jangan diberikan rastra,” tegasnya.

“Dan jangan membebani penerima manfaat dengan permohonan atau persyaratan yang macam-macam,” sambungnya. Lebih lanjut Maidi menerangkan bahwa dalam pendistribusian rastra, tidak mempunyai kendala yang signifikan, dan apabila beras yang dikirim oleh pihak pemenang lelang tidak sesuai dengan beras yang disepakati, Pemkot Madiun dengan tegas akan mengembalikan dan minta ganti dengan beras yang berkualitas nomor 1. “Kalau berasnya jelek, detik itu juga harus dikembalikan ga boleh mundur karena itu (kebutuhan) makan,” pungkasnya. Rastra diberikan untuk mayarakat Kota Madiun berpenghasilan rendah yang tidak tercover dalam BPNT, setiap KPM Rastra mendapatkan alokasi sebanyak 12 kali dengan berat netto 15kg tiap alokasi.(Kmf)