Select Page

Madiun- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017 oleh Pemerintah Kota Madiun dengan digelarnya pawai atau karnaval dengan tema hari kemerdekaan, kemarin selasa (29/08)
Dengan memberi warna serta menambah jiwa patriotisme dan cinta tanah air bangsa indonesia, para peserta pawai menampilkan ide, kreasi dan inovasi melalui kostum dan fragmen singkat. Penampilan yang dibuat sedemikian mungkin, berhasil menarik antusias masyarakat Kota Madiun untuk membanjiri jalanan di sekitar lokasi pawai guna memberi dukungan sehingga memeriahkan rangkaian karnaval kemerdekaan.


Walikota madiun, sugeng rismiyanto beserta istri dan jajaran forkopimda serta tamu undangan hadir menyaksikan penampilan peserta pawai, selain itu untuk lebih memeriahkan para pimpinan Kota Madiun ini mengenakan kostum pahlawan nasional. Untuk diketahui, pawai ini diikuti 41 peserta yang terdiri dari seluruh OPD di lingkungan kota madiun, SD SMP dan SMA se Kota Madiun, BUMD serta mitra kerja Pemerintah Kota Madiun ini menunjukkan sinergi, kerjasama yang erat dan positif dalam mensukseskan dan memajukan Kota Madiun.


Karnaval HUT RI ini mengambil rute jalan pahlawan- jl. panglima sudirman – jl. Mastrip serta finish di stadion wilis kota madiun. Walikota Madiun berkesempatan langsung memberangkatkan pawai kemerdekaan ini.
Penampilan Marching band gita angkasa dari siswa siswi smk penerbangan lanud iswahyudi magetan membuka acara pawai kemerdekaan dan dilanjutkan peserta dari RSUD Kota madiun mempersembahkan Tokoh Cut Nyak Dien yang diperankan langsung oleh Kepala RSUD Kota Madiun dr. Resti Lestantini, yang menggambarkan semangat dan kegigihan yang tinggi dalam melawan ketidakadilan, keserakahan, penindasan penjajahan belanda di wilayahnya mampu membangkitkan semangat berjuang kaumnya.


Drumb band dari siwa siswi sekolah dasar, smp dan sma sangat mewarnai rangkaian pawai, dengan membawakan berbagai lagu kemerdekaan. Persembahan dari berbagai OPD mengusung berbagai tokoh pahlawan diantaranya memerankan pangeran diponegoro, ki hajar dewantoro, pangeran pattimura serta prajurit yang melawan penjajahan belanda.
Ditemui disekitaran pawai, yuni salah satu penonton mengatakan “ saya sangat senang dengan adanya pawai ini sangat menghibur, dan memicu semangat anak anak dalam memeriahkan pawai. Untuk kota madiun semoga lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya yang juga warga Kelurahan Kuncen. Lain halnya M. rizki Kelas 9 dari smpn 2 madiun ini menanggapi adanya pawai adalah suatu acara yang bagus untuk menyalurkan bakat, mengisi hari kemerdekaan dengan hal hal yang positif bagi remaja. Dan Harapannya untuk masyarakat kota madiun jangan membuang sampah sembarangan untuk membangun kota madiun yang lebih maju. (kmf)