Select Page

Madiun – Baznas Kota Madiun, hari ini, Kamis (13/7) jam 9 pagi menggelar acara Halal Bihalal di Aula Kecamatan Manguharjo. Acara yang bertajuk Halal Bihalal 1438H Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun Bersama Mustahik ZIS dan Pentasarufan Santunan Kepada Juru Merbot Masjid, Juru Kunci Makam dan Modin se-Kota Madiun, ini dihadiri oleh sekitar 350 undangan termasuk Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto, Sekda Kota Madiun, Maidi, Kepala Kemenag Kota Madiun, Ketua MUI Kota Madiun, Camat Manguharjo, pelaksana dan pimpinan Baznas Kota Madiun, pengurus BAZ Kecamatan/Kelurahan dan relawan Baznas se-Kota Madiun.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 133-136 oleh qori Imam Nur Hamdan, dan dilanjutkan dengan pembacaan laporan Ketua Pimpinan Baznas Kota Madiun yang dibacakan oleh Wakil Ketua I Pimpinan Baznas Kota Madiun, Santoso. Santoso mengungkapkan, bahwa acara ini bertujuan semata-mata syiar dakwah Islamiyah, mempererat jalinan silaturrohim dengan semua pihak, serta mensosialisasikan program Baznas Kota Madiun.

“Dalam kesempatan ini juga disampaikan santunan kepada juru merbot masjid sebanyak 127 orang, juru kunci makam sebanyak 53 orang, dan modin sebanyak 36 orang dengan santunan masing-masing berupa uang 150 ribu rupiah dari Baznas Kota Madiun dan sarung dari UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kantor Kemenag Madiun,” rinci Santoso.

Santoso menambahkan, pentasarufan ini merupakan kelanjutan pentasarufan kepada juru merbot masjid, juru kunci makam, dan modin pada kegiatan safari romadhon oleh Wakil Walikota Madiun pada bulan romadhon lalu, adapun sumber pendanaan diambil dari zakat maal (asnaf sabilillah) masa haul 2017, infaq dan shodaqoh rutin serta UPZ Kantor Kemenag Kota Madiun.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Madiun menyerahkan secara simbolis santunan kepada 3 orang perwakilan penerima santunan. Sugeng Rismiyanto menyampaikan bahwa acara halal bihalal ini masih merupakan rangkaian acara dari bulan sebelumnya. Sugeng juga menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan yang pernah terjadi.

“Pada kesempatan ini saya sebagai wakil walikota dan sebagai Ketua Pelaksana Baznas, mohon maaf lahir dan batin, minal aidzin wal faidzin, kepada bapak ibu semua yang hadir di tempat ini,” pintanya.

Madiun memiliki 5 program, yaitu Madiun Cerdas, Madiun Makmur, Madiun Sehat, Madiun Peduli dan Madiun Takwa. Acara ini juga merupakan bagian dari program Madiun Takwa. Sugeng berpesan, kalau ada masyarakat Kota Madiun yang belum terkover oleh kelima program tersebut, agar berkoordinasi dengan Baznas setempat.

Acara ditutup dengan ceramah agama dan do’a yang disampaikan oleh KH. Muhammad Iskandar, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Pimpinan Baznas Kota Madiun. Inti dari ceramah adalah bahwa yang terpenting dalam acara halal bihalal tidak boleh meninggalkan arti atau makna salah, harus mengakui kalau kita semua tidak sempurna, pasti mempunyai kesalahan, karena itu supaya tidak salah, diadakan acara halal bihalal supaya saling memaafkan atas segala kesalahan, dan orang yang saling memaafkan akan mendapatkan barokah dari Allah SWT. Selesai do’a bersama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah, sambil menikmati hidangan yang disediakan panitia. (kmf)