Select Page

Madiun – Bertempat di depan Balaikota Madiun sebagai panggung kehormatan, Pemerintah Kota Madiun mengadakan pawai budaya sebagai salah satu rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Madiun ke 99 dan juga sebagai upaya untuk melestarikan keanekaragaman budaya bangsa yang digelar kemarin siang, Minggu (9/7).

Diikuti oleh 40 peserta meliputi sekolah, perguruan tinggi, perbankan, instansi pemerintah, swasta, dan perhotelan ini mengambil rute dengan start di depan Balaikota Madiun jalan Pahlawan Kota Madiun, kemudian ke jalan Cokroaminoto, melewati jalan Musi, lalu mengarah ke jalan Agus Salim, dan finish di jalan Bogowonto.

Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto menembakkan confetti sebagai tanda dimulainya pawai budaya dan dilanjutkan dengan pembukaan dari Marching Band Akademi Perkeretaapian Indonesia.

Pawai dilanjut dengan rombongan pembawa spanduk dari petugas Paskibraka Kota Madiun, kemudian Camat dan lurahnya dari 3 (tiga) kecamatan dan 27 (dua puluh tujuh) kelurahan di Kota Madiun dengan menunggang kuda, Marching Band dari pelajar-pelajar di Kota Madiun, Forum Pembauran Kebangsaan dengan menunjukkan beberapa kesenian dari suku-suku di Indonesia, Kendaraan hias, gerakan pramuka Kota Madiun, pertunjukan dari komunitas dongkrek sebagai kesenian khas Kota Madiun, dan pertunjukan Reog sebagai kesenian asli budaya Indonesia.

Ditemui setelah pawai, Wawali mengatakan bahwa pawai budaya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. “Hari ini sampai malam nanti adalah rangkaian dan hari terakhir untuk memperingati hari jadi Kota Madiun ke 99 di tahun 2017 ini. Harapannya yang kita tampilkan tadi semua adalah pemberdayaan dari sekolah maupun dari UMKM, dari masyarakat pelaku bisnis yang ada di Kota Madiun baik BUMN, BUMD, perhotelan dan lain sebagainya”, ujar Sugeng. Selain itu, dalam wawancara Sugeng menjelaskan harapannya kedepan dengan digelarnya pawai budaya ini untuk meningkatkan dan menggerakkan potensi yang ada dikota Madiun khususnya terkait dengan budaya.

“Saya selalu sampaikan kepada teman-teman panitia untuk mengevaluasi setiap kejadian atau kegiatan yang ada dan tentu saja maaf pada tahun ini mungkin kurang banyak karena masih hari libur sekolah “, kata Sugeng. Pawai Budaya dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, Sekretaris Daerah Kota Madiun Maidi, Forkopimda, dan juga tentunya antusias dari masyarakat Kota Madiun. (Kmf)