Select Page

Madiun-Kebutuhan masyarakat akan uang tunai saat ini semakin hari semakin meningkat. Terlebih lagi pada momen Lebaran kali ini. Dimana momen ini dijadikan oleh masyarakat sebagai waktu yang pas untuk menukar uang lamanya ke uang baru.

Atas dasar itulah, Bank Indonesia (BI) berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai dengan memberlakukan titipan kas dibeberapa wilayah di Jawa Timur.

Kota Madiun menjadi wilayah ke 4 (empat) setelah Probolinggo, Banyuwangi, dan Bojonegoro yang ditunjuk BI sebagai kantor titipan kas yang realisasinya diterapkan oleh Bank Jatim Cabang Madiun.

Untuk kelancaran realisasi kedepan, Bank Indonesia bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Madiun mengadakan Peresmian Pembukaan Kas Titipan Bank Indonesia di Wilayah Madiun, hari ini, Jumat (16/6) di Kantor Bank Jatim Cabang Madiun.

Revi Ardiana selaku Kepala Divisi Treasury Bank Jatim Cabang Madiun mengatakan, pihak perbankkan khususnya BI maupun bank lainnya sibuk melayani pertukaran uang menjelang momen lebaran. Hal ini sesuai prediksi BI bahwa kebutuhan masyarakat akan uang tunai tahun ini meningkat dari pada tahun lalu.

“BI berusaha memaksimalkan dengan cara meningkatkan fungsi dalam menyalurkan uang kartal atau uang tunai dengan membuka perwakilan supaya lebih dekat dengan masyarakat”, ujarnya.

Selanjutnya Revi juga menjelaskan bahwa pembukaan kas titipan merupakan inisiatif bagaimana BI ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar terhindar dari penipuan uang palsu, memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai yang tepat waktu dengan lokasi yang semakin dekat.

“Dulu perbankan harus datang ke BI Kediri untuk mengambil uang tunai, sekarang kita bisa memenuhinya di wilayah Madiun bahkan Magetan dan Ngawi bisa memanfaatkannya. Kebutuhan yang tepat waktu inilah yang direspon BI agar ketika masyarakat membutuhkan, dana itu ada tanpa harus menunggu lama karena petugas bank harus mengambil di Kediri, tambah Revi.

Dia juga berharap sinergi antara BI dan Bank Jatim maupun dengan perbankan di wilayah Madiun dan sekitarnya bisa bermanfaat.

Sementara Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan selamat atas dibukanya peresmian titipan BI di kota Madiun.

“Saya sangat mengapresiasi karena kita yakin dengan adanya titipan kas ini akan memberikan pelayanan didunia usaha maupun industri”, kata Wawali.

Joko Raharto, Kepala perwakilan BI Kediri menjelaskan pertimbangan membuka kas titipan di kota Madiun yaitu banyaknya kantor cabang di wilayah Madiun dan pertumbuhan ekonomi kota Madiun yang cukup tinggi dalam 5 (lima) tahun terakhir.

“Kami melihat indikator ekonomi lain untuk dicermati yaitu inflasi yang dampaknya cukup merusak jika inflasinya tinggi. Inflasi di Kota Madiun saat ini memang harus ditangani lebih baik. Dan diharapkan dengan di bukanya kas titipan di wilayah Madiun akan memberikan manfaat bagi perbankkan dan perekonomian di wilayah Madiun dan juga diharapkan dapat membantu perbankan di Kota Madiun dan sekitarnya agar dapat mengelola uang tunainya secara efisien, aman, dan optimal”, jelas Joko.

Hadir pula dalam peresmian ini, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, Forkopimda Kota Madiun, Wakil Bupati Madiun, Iswanto, dan Pimpinan Bank diseluruh Kota Madiun. (Kmf)